Memadu Antara Dua Saudara

Posted: 8 Juni 2010 in Perempuan Yang Haram Dikawini
Tag:,

14) Termasuk yang diharamkan oleh Islam, sedang di zaman jahiliah dibebaskan, ialah: memadu dua saudara. Sebab hubungan cinta saudara yang selalu ditekan oleh Islam untuk dikukuhkan itu akan boleh pudar apabila salah satu dijadikan gundik terhadap yang lain.

Al-Quran telah menegaskan haramnya permaduan seperti ini, dan disusul dengan penegasan Rasulullah s.a.w. dalam salah satu sabdanya yang berbunyi sebagai berikut:

“Tidak boleh dimadu antara seorang perempuan dengan bibinya dari ayah (ammah) dan antara perempuan dengan bibinya dari ibu (khalah). ” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Dan dalam riwayat lain ada tambahan (ziadah) yang berbunyi sebagai berikut: “Dan Rasulullah sa,w. selanjutnya bersabda: Sesungguhnya kamu apabila mengerjakan yang demikian itu, maka berarti kamu telah memutuskan kekeluargaanmu.” (Riwayat Ibnu Hibban)

Islam sangat menekankan masalah hubungan kekeluargaan (silaturrahmi), maka bagaimana mungkin dia akan membuat suatu peraturan yang dapat memutuskan hubungan silaturrahmi ini?

Komentar
  1. […] dan akhlaqnya ini membuat kagum rekan-rekannya di timnas Prancis, FC Bayern Muenchen, maupun kerabatnya. Steve Bradore dari Organisasi Syuhada, […]

  2. […] dan akhlaqnya ini membuat kagum rekan-rekannya di timnas Prancis, FC Bayern Muenchen, maupun kerabatnya. Steve Bradore dari Organisasi Syuhada, […]

  3. […] pertemuan kita saat aku pertama kali  bekerja  di  kantormu,  akan  membawaku  pada  cinta  sejatiku.  Aku  begitu  terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s