Archive for the ‘Tokoh Islam’ Category

https://tausyah.wordpress.com/Harun Yahya Or Adnan Oktar

Harun Yahya Or Adnan Oktar

Adnan Oktar adalah ilmuwan Turki terkemuka yang lahir di Ankara tahun 1956. Sebagai sosok yang sangat menjunjung tinggi akhlaq dan aktif berdakwah pada masyarakat, Adnan Oktar memulai perjuangan intelektualnya pada tahun 1979, yakni sewaktu masih berkuliah di Akademi Seni Rupa, Universitas Mimar Sinan. Selama masa kuliah, pengkajiannya yang mendalam tentang berbagai filsafat dan ideologi materialistis yang sangat berpengaruh waktu itu menjadikan Adnan Oktar lebih paham dibanding para pendukung filsafat dan ideologi itu sendiri.

Berdasarkan kumpulan hasil penelitian dan studinya ini, ia menulis beragam buku mengenai bahaya Darwinisme dan teori evolusi. Ini adalah doktrin yang membahayakan nilai-nilai akhlaq. Karya-karyanya telah meruntuhkan teori ini di hadapan ilmu pengetahuan. Sebagaimana pernyataan majalah New Scientist edisi 22 April 2000, Adnan Oktar menjadi “pahlawan dunia” yang membongkar kepalsuan teori evolusi dan fakta penciptaan.

Di samping itu, Adnan Oktar juga telah menulis lebih dari seratus buku mengenai akhlaq dalam Alqur’an dan masalah-masalah pokok dalam agama. (lebih…)

https://tausyah.wordpress.com/Nashiruddin Al-AlBani

Nashiruddin Al-AlBani

Ini merupakan bantahan ditengah banyaknya isu yang beredar ditengah-tengah ummat muslim, yang mana banyak yang berkata bahwa Syaikh Nashruddin Al-AlBani adalah seorang tukang reparasi jam dan bukan ahli hadist, yah.. memang benar beliau adalah seorang tukang reparasi jam..namun walau demikian bukan berarti seorang tukang reparasi jam tidak bisa menjadi seorang ahli hadist. Apalagi beliau juga menimba ilmu disekolah agama dari kecil sampai beliau dewasa,  Bahkan ada juga yang berpendapat bahwa beliau sanadnya lemah dengan alasan karena beliau tidak berguru kepada siapapun. Padahal, dilihat dari sejarah kehidupan beliau..jangankan berguru..bahkan beliau menjadi guru pengajar Al Hadist di Universitas Islam Madinah pada masanya.

Jika buku-buku beliau tidak layak dijadikan rujukan bagi ummat Islam, tentu ulama-ulama pada masa beliau juga tidak bodoh sehingga membiarkan karya-karya beliau beredar didunia Islam seperti saat ini bahkan beliau juga menentang para aliran sesat. Selain itu, Beliau juga berkumpul dengan para ulama, yang membahas kajian al hadist dan berbagai syari’at ajaran agama. Jika disari dari kitab-kitab dan buku-buku karangan beliau, insha ALLAH..tidak ada yang bertentangan dengan ajaran Islam bahkan sejalan dengan hukum Islam itu sendiri. Selayaknya manusia janganlah melihat suatu bingkisan atau kado dari sampulnya, melainkan lihatlah segala apa yang menjadi isinya. (lebih…)