Orang Yang Berfatwa Hendaklah Mengetahui Atsar

Posted: 2 Juni 2010 in Fiqih & Fatwa
Tag:,

Oleh
Al-Hafizh Al-Imam As-Suyuthi

Diriwayatkan dari Ibnu Al-Mubarak, bahwa ditanyakan kepadanya : “Kapankah seseorang boleh berfatwa ?”. Maka ia mejawab : “Jika seseorang itu mengetahui tentang Atsar [1] dan cerdas dalam mengungkapkan pendapat”.

Diriwayatkan dari Jundub bin Abdullah, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Barangsiapa yang berpendapat tentang Al-Qur’an dengan akal fikirannya dan ternyata benar maka dia telah salah”.
Diriwayatkan dari Ibrahim At-Taimi, ia berkata : Umar bin Khaththab mengirim utusan untuk menemui Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu. Umar mengatakan : “Bagaimana umat ini bisa berselisih paham sedangkan Kitab mereka adalah satu, Nabi mereka satu dan Kiblat mereka juga satu”. Maka Ibnu Abbas berkata : “Wahai Amirul Mu’minin, sesungguhnya telah diturunkan kepada kita Al-Qur’an, kita membacanya dan telah mengetahui tentang apa yang diturunkan itu, dan sesungguhnya akan datang setelah kita kaum-kaum yang juga membaca Al-Qur’an akan tetapi mereka tidak tahu tentang apa yang diturunkan dalam Al-Qur’an itu, maka dengan demikian tiap-tiap kaum itu mempunyai pemahaman tersendiri, jika setiap kaum memiliki pendapat, maka mereka beselisih, jika mereka berselisih maka mereka akan saling membunuh”. Diriwayatkan oleh Ibnu Said bin Manshur dalam Sunan-nya.

Saya (penulis) menyatakan : “Maka dari sini dapat diketahui tentang diwajibkannya bagi setiap orang yang ingin memahami Al-Qur’an untuk mengetahui sebab-sebab turunnya Al-Qur’an, adapun sebab-sebab turunnya Al-Qur’an itu hanya bisa diketahui melalui hadits-hasits”. Wallahu a’lam.

[Disalin dari buku Miftahul Jannah fii Al-Ihtijaj bi As-Sunnah edisi Indoenesia KUNCI SURGA Menjadikan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Sebagai Hujjah oleh Al-Hafizh Al-Imam As-Suyuthi, terbitan Darul Haq hal. 100-101 penerjemah Amir Hamzah Fachruddin]

https://tausyah.wordpress.com

Komentar
  1. […]  Tidak Bertathayyur, Tathayyur adalah sikap berprasangka sial yang disandarkan kepada sesuatu yang dilihat atau pun yang didengar. Misalnya, kebiasaan orang […]

  2. […]  Tidak Bertathayyur, Tathayyur adalah sikap berprasangka sial yang disandarkan kepada sesuatu yang dilihat atau pun yang didengar. Misalnya, kebiasaan orang […]

  3. […] ini belumlah dipraktekkan oleh Eropa sebelum tahun 1597.” Metode lainnya: adalah penelitian sejarah bersumber dari ahli sejarah terkemuka Ibn Khaldun. Pengarang dari Kashfuz Zunun memberikan daftar […]

  4. […] ini belumlah dipraktekkan oleh Eropa sebelum tahun 1597.” Metode lainnya: adalah penelitian sejarah bersumber dari ahli sejarah terkemuka Ibn Khaldun. Pengarang dari Kashfuz Zunun memberikan daftar […]

  5. […] ini belumlah dipraktekkan oleh Eropa sebelum tahun 1597.” Metode lainnya: adalah penelitian sejarah bersumber dari ahli sejarah terkemuka Ibn Khaldun. Pengarang dari Kashfuz Zunun memberikan daftar […]

  6. […] ini belumlah dipraktekkan oleh Eropa sebelum tahun 1597.” Metode lainnya: adalah penelitian sejarah bersumber dari ahli sejarah terkemuka Ibn Khaldun. Pengarang dari Kashfuz Zunun memberikan daftar […]

  7. […] dunia pada usia 6 tahun. Rasulullah saw ikut masuk liang lahat saat […]

  8. […] ini belumlah dipraktekkan oleh Eropa sebelum tahun 1597.” Metode lainnya: adalah penelitian sejarah bersumber dari ahli sejarah terkemuka Ibn Khaldun. Pengarang dari Kashfuz Zunun memberikan daftar […]

  9. […] ini belumlah dipraktekkan oleh Eropa sebelum tahun 1597.” Metode lainnya: adalah penelitian sejarah bersumber dari ahli sejarah terkemuka Ibn Khaldun. Pengarang dari Kashfuz Zunun memberikan daftar […]

  10. […] dunia pada usia 6 tahun. Rasulullah saw ikut masuk liang lahat saat […]

  11. […] ini belumlah dipraktekkan oleh Eropa sebelum tahun 1597.” Metode lainnya: adalah penelitian sejarah bersumber dari ahli sejarah terkemuka Ibn Khaldun. Pengarang dari Kashfuz Zunun memberikan daftar […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s