Beginilah Cara Islam Disebarkan Dan Bukan Dengan Pedang Atau Perang, Utusan-Utusan Rasulullah Untuk Menyebarkan Ajaran Islam Serta Para Penulis-Penulis Wahyu Disisi Rasulullah

Posted: 5 Juni 2012 in Rasulullah Nabi Muhammad
Tag:, , , , , , , , , , , , , , ,
https://tausyah.wordpress.com/Rasulullah Muhammad

Rasulullah Muhammad

Sesungguhnya pada masa dimana Rasulullah mengangkat pedangnya adalah karena hendak mempertahankan diri lagi umat muslim dari kezhaliman lagi tekanan bangsa penyembah thagut lagi berhala sedang mereka enggan dengan kehadiran ajaran nabi sehingga mereka bercita-cita hendak membunuh Nabi dan para pengikutnya. Sungguh..telah terperdayalah mereka dengan berhala di atas kepala mereka, sedang segala daya dan upaya mereka untuk menghapus ajaran nabi yang meninggikan derajat kaum wanita pada kala itu. Yang mana mereka menghidupkan bayi laki – laki dan membunuh bayi wanita, sedang wanita dewasa dijadikan budak lagi seumpama wanita hina dina di sisi mereka kecuali wanita – wanita istri-istri pemimpin di antara mereka, dan kemudian gejala rasis di dunia arab yang kala itu meraja lela. Mereka memisahkan golongan orang-orang berkulit putih arab dengan orang – orang berkulit hitam. Dan binasalah sekalian perkara ajaran – ajaran bathil lagi jahiliyah itu dengan hadirnya ajaran Nabi, budak-budak wanita dan budak berkulit hitam dibebaskan lagi ditinggikan derajatnya oleh Nabi sehingga semakin bertambahlah pengikut ajaran Islam kala itu.

Sebuah film dokumenter Islam yang berjudul “The Message” telah menjelaskan kisah nabi walau tiada sepenuhnya sejak kelahiran beliau, melainkan hanya sejak beliau di angkat menjadi nabi dan rasul yang kisahnya teramat bersesuaian dengan apa-apa yang disampaikan didalam Al-Qur’an, sedang film tersebut telah mendapat persetujuan dari Universitas Al – Azhar di Kairo dan Kongres  Shiatul di libanon karena ke akuratan lagi ketepatan kisahnya. Film tersebut tiada menunjukkan sosok Nabi dan para sahabat agar tiada bertentangan dengan ajaran Islam dan hanya isyarat kamera semata, walau dibintang oleh actor non muslim seumpama Antonhy Quinn sebagai Hamza dan Irene Papas sebagai Hindun dan yang lainnya. Namun diproduksi oleh muslim dan untuk muslim dengan kisah Nabi yang dipersingkat karena tiadalah cukup kisah Nabi jika difilmkan.  Jika antum atau anti belum mengetahui film tersebut maka klik pada link berikut di Youtube, klin kanan pada link dan klik “Open New Tab”  :

 http://www.youtube.com/watch?v=gTJBOqpqkp8

atau pada video youtube yang lain..

Sedang jika kamu telah menonton film tersebut, maka tentulah kamu mengetahui bahwa di awal dari film tersebut ditunjukkan bahwa menurut kisahnya Nabi mengutus orang-orang kepercayaanya untuk menyebarkan ajaran Islam kepada seluruh raja-raja lagi para penguasa – penguasa negerinya di  jazirah arab maupun diluarnya. Setelah para utusan membacakan surat Nabi kepada para penguasa, maka para penguasa tersebut ada yang menerima dan adapula yang tidak menerima.

Firman ALLAH Ta’ala :

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Al – Baqarah : 256.

Dan berikut  para utusan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam  seperti pada film tersebut, beserta keputusan para penguasa itu untuk menerima atau tidak atas ajaran Nabi :

1.  Amr bin Umayyah ad-Dhamri di utus ke raja Najasyi bernama Ashamah yang berarti   pemberian.  Najasyi  menerima  surat  Rasulullah  SAW  dan meletakkannya diantara kedua matanya lalu turun dari singgasananya dan duduk di atas lantai. Ia pun masuk Islam dihadapan Ja’far bin Abi Thalib dan para sahabatnya. Nabi SAW  melaksanakan shalat gaib ketika ia wafat. Diriwayatkan bahwa kuburannya selalu memancarkan cahaya.

2.  Dihyah bin Khalifah diutus ke Heraklius. Kaisar Romawi tersebut bertanya tentang  Rasulullah SAW dan meyakini kebenaran risalahnya. Ia pun ingin memeluk Islam tapi orang-orang Romawi tidak menyetujuinya lalu ia mengurungkan niatnya karena takut kehilangan kekuasaannya.

3.  Abdullah bin Huzafah as-Sahmi diutus ke Kisra Raja Persia. Setelah menerima  surat Nabi saw ia merobek-robek surat itu. Nabi saw lalu berdoa; “Semoga Allah SWT menghancurkan kerajaannya.” Allah SWT mengabulkan  doa  Nabi tersebut  dan   menghancurkan  kerjaannya  dan kaumnya.

4.  Hatib bin Abi Baltaah al-Lahkmi diutus ke Muqauqis Raja Alexandria dan Mesir. Ia pun menerima dan berkata baik tetapi tidak masuk Islam. Ia  memberi  Nabi  saw  hadiah  budak  yaitu  Maria  al-Qibtiyah  dan saudarinya  Sirin.  Nabi  saw  memberikan  Sirin  kepada  Hassan  bin Tsabit  dan  melahirkan  anaknya  yang   bernama  Abdurrahman  bin Hassan.

5.  Amr bin al-Ash diutus ke Raja Oman Jaifar dan Abd putera Julandi dari Azd.  Keduanya pun beriman dan memeluk Islam serta membiarkan Amr mengambil zakat dan mengatur pemerintahan. Dan Amr menetap disana sampai Rasulullah saw wafat.

6.  Salith bin Amr  bin al-Amiri diutus ke Yamamah menemui Haudzah bin Ali al-Hanafi.  Ia pun memuliakannya dan menulis kepada Nabi saw: “Alangkah mulia dan indahnya ajaran yang kau serukan. Saya adalah penyeru dan penyair kaumku.  Berikanlah aku sebagian kekuasaan“. Rasulullah saw tidak mau mengabulkan keinginannya dan ia pun tidak masuk Islam dan wafat ketika fathu mekah.

7.  Syuja bin Wahb al-Asadi diutus ke Harits bin Abi Syamr al-Ghassani raja Balqa suatu daerah di Syam. Syuja berkata: “Setibanya aku disana ia sedang berada didataran rendah Damaskus lalu membaca surat Nabi saw dan membuangnya seraya berkata: Saya akan datang kepadanya. Tapi Kaisar mencegahnya.

8.  Abu  Umayyah  al-Makhzumi  diutus  ke  al-Harits  al-Himyari  salah seorang pembesar Yaman.

9.  Al-Ala’ bin al-Hadromi diutus ke Munzir bin Sawa al-Abdi raja Bahrain dan membawa surat Nabi saw yang menyerukan kepada agama Islam, ia pun masuk Islam.

10. Abu Musa al-Asyari dan Muadz bin Jabal al-Anshari diutus ke Yaman menyeru kepada Islam. Penduduk Yaman dan para penguasanya pun masuk Islam tanpa perselisihan dan pertempuran.

Di antara penulis-penulis wahyu Nabi SAW  adalah :

  1. Abu Bakar,
  2. Umar bin Khattab,
  3. Utsman bin Affan,
  4. Ali bin Abi Thalib,
  5. Amir bin Fuhairah,
  6. Abdullah bin Arqam az-Zuhri,
  7. Ubay  bin Kaab,
  8. Tsabit bin Qais bin Syammas,
  9. Khalid bin Said al-Ash,

     10. Hanzhalah bin Rabi’,

      11. al-Asadi, Zaid bin Tsabit,

      12. Muawiyah bin Abu Sofyan, dan

      13. Syurahbil bin Hasanah.

      14. Muawiyah bin Abu Sofyan dan

      15. Zaid bin Tsabit

Muawiyah bin Abu Sofyan dan Zaid bin Tsabit adalah yang paling sering dan khusus dalam menulis wahyu.

https://tausyah.wordpress.com/

Komentar
  1. […] Hair Loss Radio ShowVideos – SEO & Social Media News & InterviewsTausiyah In Tilawatun Islamiyah […]

  2. […] yang tidak halal baginya, karena sesungguhnya ALLAH Tabaraka wa Ta’ala tidak menyukai orang – orang yang ingkar akan […]

  3. […] yang kafir dan juhud(mengingkari) sehingga Agama hanya menjadi bagi Allah dan tidak ada lagi fitnah ( syirik dan kekufuran).Adapun orang yang murtad maka dia dibunuh, karena dia kafir setelah menjadi […]

  4. […] yang kafir dan juhud(mengingkari) sehingga Agama hanya menjadi bagi Allah dan tidak ada lagi fitnah ( syirik dan kekufuran).Adapun orang yang murtad maka dia dibunuh, karena dia kafir setelah menjadi […]

  5. […] yang kafir dan juhud(mengingkari) sehingga Agama hanya menjadi bagi Allah dan tidak ada lagi fitnah ( syirik dan kekufuran).Adapun orang yang murtad maka dia dibunuh, karena dia kafir setelah menjadi […]

  6. […] yang kafir dan juhud(mengingkari) sehingga Agama hanya menjadi bagi Allah dan tidak ada lagi fitnah ( syirik dan kekufuran).Adapun orang yang murtad maka dia dibunuh, karena dia kafir setelah menjadi […]

  7. […] yang kafir dan juhud(mengingkari) sehingga Agama hanya menjadi bagi Allah dan tidak ada lagi fitnah ( syirik dan kekufuran).Adapun orang yang murtad maka dia dibunuh, karena dia kafir setelah menjadi […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s