Hukum Memotong, Mencabut, Atau Mencukur Jengot

Posted: 26 Mei 2010 in Fiqih & Fatwa
Tag:, ,

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah : “Diharamkan mencukur jenggot.”

Berkata Al Qurthubi rahimahullah : “Tidak boleh memotong, mencabut, dan mencukurnya.”

Abu Muhammad Ibnu Hazm menceritakan bahwa menurut ijma’, menggunting kumis dan membiarkan jenggot tumbuh adalah fardlu dengan dalil hadits Ibnu Umar radliyallahu ‘anhu :

“Bedakanlah kalian dengan orang-orang musyrik, cukurlah kumis dan biarkanlah jenggot kalian tumbuh.”

Dan dengan hadits Zaid bin Arqam secara marfu’ (sampai kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam) :
“Barangsiapa yang tidak memotong kumisnya maka bukan termasuk golongan kami.” (Dishahihkan oleh At Tirmidzi)

Dengan dalil yang lain, Tirmidzi berkata di dalam Al Furu’ : “Bentuk kalimat ini menurut shahabat kami (yang sepakat dengan Tirmidzi) menunjukkan keharaman.” Dan berkata pula dalam Al Iqna’ : “Haram mencukur jenggot.”

Diriwayatkan oleh Thabrani dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :
“Barangsiapa membikin seperti rambut maka tidak ada baginya di sisi Allah bagian.”

Berkata Zamakhsyari : “Maknanya membikin rambut seperti yang asli (rambut palsu, ed.), yaitu dengan mencabutnya atau mencukurnya dari kedua pipi atau merubahnya dengan menghitamkan.”

Berkata pula Zamakhsyari dalam An Nihayah :

“﴿ ﻣَـﺜّﻞَ ﺑِﺎﻟﺸّﻌْﺮِ ﴾ : Yaitu mencukurnya dari kedua pipi dan dikatakan mencabutnya atau merubahnya dengan hitam.

Komentar
  1. […] Keadaanmu sudah sampai di suatu tingkat yang saya sendiri dapat memakluminya. Sesungguhnya engkau akan beroleh cobaan, jikalaulah engkau beroleh cobaan itu, maka janganlah engkau menunjuk […]

  2. […] yang ALLAH jelaskan dalam Surah Al-Baqarah:6, adalah mereka orang-orang yang ingkar terhadap ALLAH Ta’ala dan Rasul-Nya, sedang mereka tiada berkenan berubah (sama saja […]

  3. […] renungan bagi kita sebelum tiba dimana pintu syurga dan neraka itu di buka, selagi jasad masih bernyawa. maka bergegaslah dan mari berbenah diri, jadikanlah didalam dirimu bahwa sesungguhnya tiadalah […]

  4. […] renungan bagi kita sebelum tiba dimana pintu syurga dan neraka itu di buka, selagi jasad masih bernyawa. maka bergegaslah dan mari berbenah diri, jadikanlah didalam dirimu bahwa sesungguhnya tiadalah […]

  5. […] ke AS dari Afghanistan.  Dia ditahan sejak pertengahan Juli 2008. Selama dalam  tahanan wanita kecil dan lemah ini dituduh menembaki  para perwira AS (padahal tidak ada yang terluka) sementara […]

  6. […] ke AS dari Afghanistan.  Dia ditahan sejak pertengahan Juli 2008. Selama dalam  tahanan wanita kecil dan lemah ini dituduh menembaki  para perwira AS (padahal tidak ada yang terluka) sementara […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s