Rancangan Daun Yang Sempurna: Pori-Pori

Posted: 26 Mei 2010 in ALLAH & Ciptaan-Nya
Tag:, ,

Ada rancangan yang sempurna di dalam setiap milimeter persegi setiap daun, sebuah objek yang biasanya kita anggap, sepintas lalu, sebagai hal yang biasa, sekadar “keanekaragaman kebun.” Pori-pori, yang merupakan salah satu struktur penting tanaman, adalah bagian kunci dari rancangan ini. Lubang mikroskopis (pori-pori) yang terdapat pada daun ini bertanggung jawab dalam fasilitasi perpindahan air dan panas, begitu pula dalam pengambilan karbondioksida, yaitu gas yang diperlukan untuk fotosintesis, dari atmosfer. Selain itu, pori-pori memiliki struktur yang memungkinkannya terbuka dan tertutup sendiri saat diperlukan.

Ciri khas menarik lainnya dari pori-pori adalah letaknya yang kebanyakan di dasar daun. Dengan cara ini, efek sinar matahari yang membahayakan ditekan serendah mungkin. Jika pori-pori, yang mengeluarkan air dari tanaman, memenuhi permukaan bagian atas daun, akibatnya pori-pori akan diterpa sinar matahari dalam waktu yang lama. Dalam keadaan ini, pori-pori akan secara terus-menerus mengeluarkan air untuk mencegah tumbuhan mati karena panas. Akibatnya, karena terlalu banyak kehilangan air, tanaman justru akan layu dan mati. Allah, yang telah menciptakan segala sesuatu secara sempurna dan lengkap, menciptakan pori-pori sebagai suatu rancangan eksklusif bagi tanaman dan karenanya mencegahnya dari bahaya akibat kehilangan air.

Pori-pori, yang terletak berpasang-pasangan di permukaan jaringan daun, berbentuk seperti kacang merah. Pori yang berhadapan berposisi cembung yang mengatur bukaan pori sehingga menjaga transmisi atau pengiriman gas antara daun dan atmosfer. Bukaan ini, yang disebut bukaan pori, berubah-ubah sesuai keadaan lingkungan (cahaya, kelembapan, suhu, kadar karbon dioksida) dan keadaan di bagian dalam tanaman, terutama menyangkut air. Transmisi air dan gas dari tanaman diatur dengan memperbesar atau memperkecil bukaan pori.

Ada perincian yang sangat halus dan cermat dalam struktur pori-pori ini, yang telah dirancang dengan mempertimbangkan semua dampak dari lingkungan luar. Kita semua tahu bahwa kondisi lingkungan luar dipengaruhi perubahan yang terus-menerus: perbandingan gas dan kelembapan, kualitas suhu dan kualitas udara… Tetapi pori-pori daun dapat melakukan adaptasi atau penyesuaian terhadap semua faktor ini.

Sistem dalam tumbuh-tumbuhan ini, seperti juga berbagai sistem lainnya, dapat berfungsi hanya jika semua bagiannya ada sekaligus. Karenanya, jelaslah tidak mungkin pori-pori tanaman muncul melalui kebetulan yang evolusioner (berangsur-angsur). Allah menciptakan pori-pori dengan struktur yang sangat khusus, dan merancangnya terutama agar dapat menjalankan fungsinya.

Komentar
  1. […] -Rasulullah saw berkata:“Sesungguhnya Allah Ta’ala menghimpun bumi untukku, hingga aku melihat bagian timur dan baratnya. Dan kekuasaan umatku akan  mencapai  apa yang telah dihimpun Allah itu“. Dan Allah membuktikan  kebenaran  perkataan  Rasulullah  SAW  tersebut,  dengan tercapainya  kekuasaan  umatnya  yang  meliputi  ujung  timur  dan  ujung barat, dan tidak tersebar ke utara dan selatan. […]

  2. […] malaikat apa yang ada di antara pundaknya adalah jarak perjalanan setahun, dan setiap satu dari mereka itu mempunyai kekuatan yang mana kalau dia memukul […]

  3. […] malaikat apa yang ada di antara pundaknya adalah jarak perjalanan setahun, dan setiap satu dari mereka itu mempunyai kekuatan yang mana kalau dia memukul […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s