Hikmah 8 Perkara Dalam Hal Kelahiran Dan Kematian Manusia Sebagai Suatu Renungan Bagi Seluruh Mukminin Dan Mukminah Didalam Ajaran Islam Dalam Perkara Kehidupan Manusia

Posted: 28 Agustus 2012 in Renungan
Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , ,
https://tausyah.wordpress.com/Arti Hidup

Arti Hidup

Adalah merupakan fitrah daripada ALLAH Tabaraka wa Ta’ala perihal suatu kelahiran dan kematian manusia, akan tetapi..dalam 8 perkara penting akan kelahiran dan kematian manusia tiadalah akan engkau temui melainkan hanya daripada syari’at ajaran agama ALLAH (Islam) yang merupakan ketentuan lagi ketetapan bagi para hamba-hamba-Nya.  Dan berikut adalah kedelapan perkara itu :

  1. Apabila seorang manusia terlahir ke muka bumi, niscaya azan dikumandangkan ketelinganya. Sedang apabila seorang manusia kembali guna memenuhi panggilan daripada ALLAH Tabaraka wa Ta’ala (meninggal dunia), niscaya adalah manusia itu disholatkan tanpa azan.
  2. Apabila seorang manusia terlahir ke muka bumi, tiadalah ia mengetahui akan sesiapakah yang mengeluarkan ia daripada rahim ibunya. Sedang apabila seorang manusia kembali guna memenuhi panggilan daripada ALLAH Tabaraka wa Ta’ala (meninggal dunia), niscaya tiadalah ia mengetahui bagi sesiapakah yang mengantarkannya kedalam kuburnya.
  3. Apabila seorang manusia terlahir ke muka bumi, niscaya adalah ia dimandikan lagi dibersihkan tubuhnya. Sedang apabila seorang manusia kembali guna memenuhi panggilan daripada ALLAH Tabaraka wa Ta’ala (meninggal dunia), niscaya adalah ia dimandikan lagi dibersihkan jualah jasadnya.
  4. Apabila seorang manusia terlahir ke muka bumi, niscaya bersuka rialah kedua ibu-bapa lagi sanak saudara yang bersamanya. Sedang apabila seorang manusia kembali guna memenuhi panggilan daripada ALLAH Tabaraka wa Ta’ala (meninggal dunia), niscaya berduka citalah kedua ibu-bapa lagi sanak saudaranya.
  5. Apabila seorang manusia terlahir ke muka bumi, niscaya ditutupilah tubuhnya dengan kain untuk menutup auratnya. Sedang apabila seorang manusia kembali guna memenuhi panggilan daripada ALLAH Tabaraka wa Ta’ala (meninggal dunia), niscaya ditutupi pulalah tubuhnya dengan kain untuk menutupi auratnya.
  6. Apabila seorang manusia terlahir ke muka bumi, niscaya dinanti-nantikanlah akan kelahirannya lagi ditanyai suatu perkabaran akan kelahirannya. Sedang apabila seorang manusia kembali guna memenuhi panggilan daripada ALLAH Tabaraka wa Ta’ala (meninggal dunia), tiadalah ia akan ditanyai melainkan hanya amal ibadahnya.
  7. Apabila seorang manusia masih berada dalam rahim ibunya, niscaya adalah ia berada ditempat yang sempit lagi gelap,  Sedang apabila seorang manusia kembali guna memenuhi panggilan daripada ALLAH Tabaraka wa Ta’ala (meninggal dunia), niscaya seorang manusia itu akan ditempatkan ditempat yang sempit lagi gelap jua gerangannya.
  8. ALLAH Subhana wa Ta’ala menciptakan manusia daripada tanah, dan ALLAH akan mengembalikan manusia itu kedalam tanah pula.

Wallahu Ta’ala A’lam

Jazzakumullahu Khairaan Katsiron..

Komentar
  1. […] sederhana. Di atas dipan kayu ini aku tertegun lama.Memandangi istriku yang tengah tertunduk larut dalam dan diam. Setelah sekian lama kami saling diam, akhirnya dengan membaca basmalah dalam hati […]

  2. […] sederhana. Di atas dipan kayu ini aku tertegun lama.Memandangi istriku yang tengah tertunduk larut dalam dan diam. Setelah sekian lama kami saling diam, akhirnya dengan membaca basmalah dalam hati […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s