Kewajiban Bagi Setiap Muslimin Dan Muslimah Yang Beriman Kepada ALLAH Dan Rasul-Nya Untuk Memilih Pemimpin, Jodoh, Serta Teman Menurut Agamanya Dan Semuanya Adalah Lillahi Ta’ala

Posted: 23 Agustus 2012 in Tausiyah
Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

https://tausyah.wordpress.com/Pilihan

Pilihan Anda

Memilih Pemimpin

Dan diantara segala keheninngan duniawi adalah yang apabila seorang manusia diangkat menjadi seorang pemimpin di antara kamu, maka janganlah seorang juapun yang kamu mengambil pemimpin yang berada diluar daripada agamamu, melainkan ambillah ia sebagaimana layaknya setiap mukmin mengambil imam untuk suatu kemaslahatan ummat diantara kamu. Sesungguhnya seorang pemimpin itu adalah menjadi imam bagimu untuk engkau ikuti dan lagi menjadi suri tauladan yang baik bagimu. Maka layakkah bagimu, seorang yang bukan dari golongan muslim untuk menjadi pemimpin akan setiap amal ibadahmu??, sekali-kali tidak wahai akhi lagi ukhti sekalian, sedang sesungguhnya sebahagian mereka adalah menjadi pemimpin bagi sebahagian mereka yang lain.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاء بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللّهَ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Firman ALLAH Ta’ala :

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. Al-Maaidah : 051.

Dan betapa buruknya manusia, ketika seorang alim ulama menyampaikan khutbahnya di antara jemaahnya agar hendaknya seluruh mukminin lagi mukminah yang beriman mengambil pemimpin itu menurut agamanya. Lalu manusia menjadikan dakwah beliau sebagai fitnah dengan mengkaitkannya dengan isu sara, sehingga betapa tersudutlah beliau dengan segala gerangannya itu. Padahal adalah beliau berkata benar untuk kepentingan ummat, walaupun sebahagian ummat senantiasa lebih menyukai untuk berpaling daripadanya. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu adalah…mereka yang mengambil pemimpin-pemimpin yang tiada beriman kepada ALLAH dan tidak pula pada Rasul-Nya, yang sedemikian itu adalah lebih dekat kemudharatannya daripada kebaikannya bagi orang-orang yang mengetahui.

Firman ALLAH Ta’ala :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ آبَاءكُمْ وَإِخْوَانَكُمْ أَوْلِيَاء إَنِ اسْتَحَبُّواْ الْكُفْرَ عَلَى الإِيمَانِ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapa-bapa dan saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.  At-Taubah : 023.

Memilih Jodoh

Sebahagian manusia adalah orang-orang yang fasik, yang apabila mereka dihadapkan kepada pilihan bagi sesiapa yang lebih layak untuk menjadi pendamping hidupnya. Niscaya mereka itu adalah lebih cenderung menuruti hawa nafsunya untuk memilih wanita-wanita yang lebih baik parasnya akan kecantikan dirinya, sedang sesungguhnya sebaik-baik paras lagi , kecantikan wanita itu terdapat pada hatinya akan suatu kecantikan aqidah dan agamanya. Sedang bagi wanita-wanita fasik adalah terlebih cenderung jua adanya guna menuruti hawa nafsunnya, dan adalah mereka lebih menyukai laki-laki untuk menjadi imam baginya didalam rumah tangganya karena ia mengira bahwa laki-laki itu akan senantiasa menghadiahkan hidupnya dengan bergelimangnya harta daripadanya. Padahal sesungguhnya harta yang terbaik bagi suami atau laki – laki yang menjadi pendamping hidupnya itu adalah pada kebaikan akhlaknya, yang beramal sholeh, yang mengajak istrinya menuju jalan ALLAH sedang senantiasalah ia bahu membahu beserta orang-orang yang bersamanya didalam kebaikan sedang kebaikan itu adalah lebih ia sukai daripada bermain-main dengan dunianya yang hanya sementara.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda kepada hamba-hamba ALLAH yang laki-laki :

 عن أبى هريرة قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : تنكح المرأة لأربع لمالها ولحسبها ولجمالها ولدينها فاظفر بذات الدين تربت يداك . رواه  البخارى ومسلم

Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda : “ kamu ambillah perempuan itu menurut empat perkara: karena hartanya, karena garis keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka kamu ambillah ia menurut baiknya agamanya niscaya engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga bersabda kepada hamba-hamba ALLAH yang merupakan wali bagi kaum perempuan :

عن أبي هريرة قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : إذا أتاكم من ترضون خلقه و دينه فانكحوه إلا تفعلوا تكن فتنة في الأرض وفساد عريض . رواه الحاكم وقال هذا حديث صحيح الإسناد و لم يخرجاه

Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda : “Apabila datang kepada kalian laki-laki siapa yang kalian ridhai akhlak dan agamanya, maka nikahkanlah ia (dengan laki-laki tersebut). Jika tidak kalian lakukan, niscaya akan menjadi fitnah yang besar  dimuka bumi dan kerusakan yang luas.” (HR. Al-Hakim – sanadnya shahih)

Memilih Teman

Sesungguhnya..sebaik-baik lagi seburuk-buruk teman di antara kamu adalah pada baiknya lagi buruknya agamanya, jika agama temanmu itu baik niscaya baik pulalah agamamu sedang apabila agama temanmu itu buruk niscaya buruk pulalah agamamu. Ketahuilah..bahwa teman yang buruk tiadalah ia mengkehendaki menjadi orang yang buruk dengan sendirinya, melainkan ia hendak mengajak sebanyak-banyak temannya untuk menjadi orang-orang yang buruk bersamanya. Demikianlah suatu ibrah kehidupan bagi orang-orang yang berpikir..

Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa salam bersabda;
“Seseorang itu bergantung pada agama temannya. Maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa temannya.”  (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Dan daripada orang-orang kafir lagi munafik dianatara teman-teman yang kamu memiliki, adalah mereka mengkehendaki kerugian daripadamu sedang mereka tiada henti-hentinya hendak menyesatkan kamu, sedang kamu tiada sadar.

Firman ALLAH Ta’ala :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ بِطَانَةً مِّن دُونِكُمْ لاَ يَأْلُونَكُمْ خَبَالاً وَدُّواْ مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاء مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الآيَاتِ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.  Ali-‘imran : 118.

Maka akhi lahi ukhti sekalian hendaklah kamu mengmabil pemimpin, jodoh lagi temanmu menurut baiknya agamanya niscaya baiklah adanya suatu ummat karena baiknya agama pemimpin – pemimpin di antara kamu, dan baik pulalah rumah tangga karena baiknya agama daripada ahli rumah laki-laki dan perempuan itu, lagi baiklah agamamu karena baiknya agama teman-teman bagi sesiapa yang bersamamu. Dan sesungguhnya Rahmad ALLAH itu adalah dekat kepada yang baik-baik, sedang Rahmad ALLAH adalah teramat jauh daripada yang buruk, jika engkau memikirkan.

Wallahu Ta’ala A’lam

Artikel ini adalah merupakan kajian penulis (admin) sendiri karenanya mohon maaf atas segala kekhilafan dan kekurangan yang terdapat didalamnya.

Jika terdapat suatu perkataan yang tiada berkenan bagimu, maka kepada ALLAH aku memohon ampun sedang kepada kamu sekalian aku memohon maaf.

Jazzakumullahu Khairaan katsiron..

Note : Tiadalah terlebih baik lagi mulia yang menulis (admin) daripada yang membaca (antum anty sekalian pengunjung blog ini), melainkan yang terlebih baik lagi mulia disisi ALLAH adalah bagi sesiapa yang mengamalkannya.

https://tausyah.wordpress.com

Komentar
  1. […] Di atas dipan kayu ini aku tertegun lama.Memandangi istriku yang tengah tertunduk larut dalam dan diam. Setelah sekian lama kami saling diam, akhirnya dengan membaca basmalah dalam hati kuberanikan […]

  2. […] Di atas dipan kayu ini aku tertegun lama.Memandangi istriku yang tengah tertunduk larut dalam dan diam. Setelah sekian lama kami saling diam, akhirnya dengan membaca basmalah dalam hati kuberanikan […]

  3. […] Maha Suci ALLAH dengan segala barang kehendak-Nya pada manusia, tidak ada seorangpun diantara manusia yang menunjuki pada keimanan melainkan ALLAH Azza wa Jalla semata sedang apabila ia tiada beroleh petunjuk maka dialah orang-orang yang binasa. […]

  4. […] Maha Suci ALLAH dengan segala barang kehendak-Nya pada manusia, tidak ada seorangpun diantara manusia yang menunjuki pada keimanan melainkan ALLAH Azza wa Jalla semata sedang apabila ia tiada beroleh petunjuk maka dialah orang-orang yang binasa. […]

  5. […] Maha Suci ALLAH dengan segala barang kehendak-Nya pada manusia, tidak ada seorangpun diantara manusia yang menunjuki pada keimanan melainkan ALLAH Azza wa Jalla semata sedang apabila ia tiada beroleh petunjuk maka dialah orang-orang yang binasa. […]

  6. […] Maha Suci ALLAH dengan segala barang kehendak-Nya pada manusia, tidak ada seorangpun diantara manusia yang menunjuki pada keimanan melainkan ALLAH Azza wa Jalla semata sedang apabila ia tiada beroleh petunjuk maka dialah orang-orang yang binasa. […]

  7. […] Maha Suci ALLAH dengan segala barang kehendak-Nya pada manusia, tidak ada seorangpun diantara manusia yang menunjuki pada keimanan melainkan ALLAH Azza wa Jalla semata sedang apabila ia tiada beroleh petunjuk maka dialah orang-orang yang binasa. […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s