Wahai Akhi..Ambillah Wanita Sholehah Untuk Menjadi Istri Sholehah Disisimu, Dan Janganlah Kamu Mengambil Wanita Jahiliyah Oleh Karena Kamu Terpedaya Oleh Kecantikannya, Sedang Parasnya Itulah Seburuk-Buruk Tipu Daya Bagimu

Posted: 12 April 2012 in Tausiyah
Tag:, , , , , , , , , , , , , , , ,
https://tausyah.wordpress.com/Jodoh Islami

Jodoh Islami

Betapa banyaknya di antara wanita yang berparas cantik namun bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah, baik penampilan, tingkah laku beserta sekalian keburukan akan gerangan dirinya. sehingga mereka cenderung meresahkan hatimu, memporak porandakan rumah tangga dan anak-anakmu hingga terbentuklah rumah tangga yang jahil, tidak bermoral lagi tidak bersyari’at. Sedang parasnya itu tiadalah abadi lagi akan menua termakan usia, dan akhlak, aqidah lagi keimanannya itulah yang baka adanya baik dunia maupun akhirat. Jikalaupun ada wanita sholehah yang berparas cantik sedang kamu beroleh akan gerangan dirinya niscaya itulah yang lebih baik bagimu, sedang ia amatlah menentramkan hatimu, memperindah segala yang buruk lagi senantiasa memberi kemaslahatan dalam kehidupan rumah tanggamu.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda kepada Umar ibnul Khaththab Radhiallahu ‘anhu:

 “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417)

Ingatlah ..bahwasanya kebaikanmu akan membaikkan dirinya, sedang kebaikannya akan membaikkan dirimu jua. Jikalaulah engkau hendak beroleh Istri sholehah seumpama yang engkau impikan, maka berbaik-baiklah kamu dengan sekalian gerangan atas dirimu, baik akhlak, aqidah, kesucian lagi kemuliaanmu, Insha ALLAH  niscaya engkau akan beroleh apa-apa yang engkau kehendaki dari sisi ALLAH. Dan jikalaupun engkau adalah seorang laki-laki yang sholeh dan beroleh istri yang jahil maka janganlah engkau mencercanya, barang kali ALLAH hendak mensucikan dirinya besertamu hingga ia berbaik-baik diri dalam hal akhlak, aqidah lagi keimanannya disisimu. ALLAH mengetahui apa-apa yang ada pada geranganmu sedang kamu tiada mengetahui atas apa-apa yang ada pada gerangan ALLAH dengan sekalian barang kehendak-Nya yang mulia. Dan ingatlah..bahwasanya ALLAH Subhana wa Ta’ala Berfirman :

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga). An-Nuur : 26

Maka percayalah wahai akhi, bahwasanya jika engkau adalah seorang yang baik, niscaya engkau akan beroleh istri yang baik pula, sedang bagimu wahai ukhti..jika engkau adalah seorang yang baik niscaya laki-laki yang baik pulalah yang selayaknya bagimu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/ lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jahil (tidak shalihah), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit.” (HR. Ibnu Hibban)

Namun demikian di antara hatimu wahai para ikhwan, adalah lebih menyukai untuk terperdaya akan kecantikan wajah-wajah mereka sedang engkau lebih cenderung bergelut dengan hawa nafsumu yang buta lagi tiada mengetahui. Sekali-kali janganlah demikian, melainkan ambillah ia karena baiknya dirimu yang ingin membaikkannya disisimu. Sesungguhnya sebaik-baik rupa atas mereka adalah seburuk-buruk tipu daya syaitan bagimu yang hendak menyesatkanmu sedang kamu tiada mengetahui.

Alangkah betapa beruntungnya kamu wahai para akhi yang beroleh istri shalehah, sedang ia menentramkan hatimu, menjaga lisannya dari aib-aibmu, sedang ia menjaga kesucian dirinya lagi rumah tanggamu, dan jika engkau memberinya perintah niscaya dia mentaatinya.

Berkata Al-Qadhi ‘Iyyadh rahimahullah: “Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan kepada para sahabatnya bahwa tidak berdosa mereka mengumpulkan harta selama mereka menunaikan zakatnya, beliau memandang perlunya memberi kabar gembira kepada mereka dengan menganjurkan mereka kepada apa yang lebih baik dan lebih kekal yaitu istri yang shalihah yang cantik (lahir batinnya) karena ia akan selalu bersamamu menemanimu. “Bila engkau pandang menyenangkanmu, ia tunaikan kebutuhanmu bila engkau membutuhkannya. Engkau dapat bermusyawarah dengannya dalam perkara yang dapat membantumu dan ia akan menjaga rahasiamu. Engkau dapat meminta bantuannya dalam keperluan-keperluanmu, ia mentaati perintahmu dan bila engkau meninggalkannya ia akan menjaga hartamu dan memelihara/mengasuh anak-anakmu.”

Maka wahai akhi, walau gerangan dirinya hanya 1 di antara seribu..seumpama mutiara didasar laut maka selamilah ia niscaya keindahan cahayanya akan memancar lagi menerangi dirimu walau engkau belum hampir lagi beroleh akan gerangan dirinya. Hingga mutiara itu akan menjadikan indah hatimu lagi rumah tanggamu, inilah suatu keindahan abadi bukan hanya didunia, melainkan di negeri akhirat kelak. maka akhi..maukah engkau beroleh keindahan itu??

Wallahu Ta’ala A’lam

Sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam :

Dari Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim no. 1467)

Jika terdapat perkataan yang tiada berkenan bagimu, maka kepada ALLAH aku memohon ampun sedang kepada kamu sekalian aku memohon maaf.

Jazzakumullahu Khairaan katsiron..

https://tausyah.wordpress.com

Komentar
    • Tonijames Toni mengatakan:

      assalamu’alaikum ana sdng mncri akhwat adkh yg sudi untk ana ta’arufkan????

      • Wa ‘alaikumsalam wa rahamtullahi wa barakaatuh..

        ta’arufan mempunyai batas-batas akhi yang tidak boleh dilanggar, jika tidak akan cenderung kepada perzinahan yang derajatnya menjadi sama dengan berpacaran..

        ta’arufan dibolehkan dengan alasan menentukan pasangan (calon) yang sudah tetap bagi antum dan akan dinikahi nantinya, yaitu karena keadaan barang kali masih sekolah/kuliah dan akan segera menikahinya jika sudah wisuda nantinya ataupun karena keadaan yang lain.

        dengan batasan-batasan sbb:
        1. Tidak boleh berjumpa walau dalam keadaan apapun, kecuali jika sangat penting dan si wanita harus didampingi oleh mahromnya.
        2. tidak boleh banyak berbicara walau melalaui telepon sekalipun, karena mendengar suara lawan jenis dapat mengundang syahwat.
        3. tetap menjaga kesucian masing-masing baik lahir maupun bathin.
        4. Dan lain sebagainya..

        jika tidak ta’arufan yang suci akan berubah menjadi berpacaran yang diharamkan. dan semua ini hanya halal jika sudah akad nikah walau belum tinggal satu rumah..

        Jazzakumullahu khairan katsiron..

  1. Toni James mengatakan:

    iyh ana faham,ana sdng mncari akhwat bila akh/ukhti brkenan mncrikannya hbungi ana 087881717165,
    nama; suhartono
    tmpt/tgl lhr; ngawi 13agustus 1985
    pnddkan;smk
    pkrjaan;mekanik pabrik semen uzin

  2. Farid Candra Irawan mengatakan:

    Assalamualaikum, aq pgen download qiroah yg ada di blog ini bisa gak ya.??

  3. Muhammad Abid Hadlori mengatakan:

    Reblogged this on AbuBid.Wordpress.Com.

  4. ombibali mengatakan:

    budak hitam yang beriman, jauh lebih baik dan wanita cantik yang tidak beriman…

    • Assalamu ‘alaikum wa rahamatullahi wa barakaatuh..

      ya akhi, pada hakikatnya kecantikan wanita hanyalah materi duniawi yang hanya sementara mereka pinjam dari ALLAH Tabaraka wa Ta’ala, sedang kecantikan mereka yang sesungguhnya adalah pada amalan-amalan ibadah mereka yang suci lagi banyak yaitu wanita-wanita yang shalehah, Insha ALLAH. Jazzakallahu khoir..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s