Jangan Menyiksa Diri

Posted: 26 Mei 2010 in Renungan
Tag:, ,

Allah S.W.T menciptakan dunia seisinya untuk kemudahan manusia itu sendiri, oleh itu hendaklah manusia memanfaatkannya.
Sahabat Anas menceritakan bahawa satu hari Rasulullah S.A.W melihat seorang yang dipapah oleh kedua orang anaknya menunaikan haji dengan berjalan kaki.
Apabila melihat keadan itu maka baginda betanya, “Mengapa dengan orang ini?”
Dua anak itu berkata, “Dia bernazar hendak menunaikan hai dengan berjalan kaki.”
Rasulullah berkata, “Sesungguhnya Allah S.W.T tidak memerlukan orang yang menyiksakan dirinya.”

Ketika itu juga Rasulullah memerintahkan kepada orang itu agar naik kenderaan untuk menunaikan haji.
Dalam satu peristiwa lain, seseorang menziarahi tuan gurunya yang sudah lama berpisah, dia berjalan kaki beberapa batu ke rumah gurunya dengan maksud untuk mendapat pahala yang lebih. Setiba di rumah gurunya itu, tuan guru itu bertanya, “Kamu datang dengan apa?”
Anak murid itu berkata, “Saya berjalan kaki.”
Apabila tuan guru itu mendengar jawapan anak muridnya itu dia berkata :

“Dia telah menciptakan kuda, baghal dan keldai agar kamu mengenderainya.”

https://tausyah.wordpress.com

Komentar
  1. […] dua hari sejak terjadinya peristiwa itu, Imam Ali r.a. menderita, kesakitan yang beliau tahan sedemikian rupa kuatnya tanpa mengeluh. Dengan hati mantap ia berserah diri pada Allah s.w.t., […]

  2. […] Dan Wafatnya Amirul Mukminin Imam Ali Bin Abu Thalib « Tausiyah In Tilawatun Islamiyah pada Jangan Menyiksa DiriRencana Jahat 3 Orang Khawarij, Pembunuhan 3 Orang Pemimpin Dan Wafatnya Amirul Mukminin Imam Ali […]

  3. […] Berbuat dzalim pada diri sendiri, dengan melakukan dosa-dosa dan kemaksiatan. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melarang dari berbuat dzalim seperti ini sebagaimana dalam […]

  4. […] boleh. Di dunia engkau selalu membuat orang berputus asa terhadap kasih-sayang-Ku, maka hari ini Aku juga membuat engkau putus asa terhadap kasih […]

  5. […] bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan […]

  6. […] “saudara perempuan Harun”, karena ia seorang wanita yang shaleh seperti keshalehan Nabi Harun a.s. maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan […]

  7. […] sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris mewarisi) di dalam Kitab Allah daripada orang-orang mukmin dan […]

  8. […] di Ankara tahun 1956. Sebagai sosok yang sangat menjunjung tinggi akhlaq dan aktif berdakwah pada masyarakat, Adnan Oktar memulai perjuangan intelektualnya pada tahun 1979, yakni sewaktu masih berkuliah di […]

  9. […] di Ankara tahun 1956. Sebagai sosok yang sangat menjunjung tinggi akhlaq dan aktif berdakwah pada masyarakat, Adnan Oktar memulai perjuangan intelektualnya pada tahun 1979, yakni sewaktu masih berkuliah di […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s