Posts Tagged ‘siksa’

https://tausyah.wordpress.com/Hamba ALLAH

Hamba ALLAH

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh..

Afwan kepada para akhi lagi ukhti sekalian yang dengan sedia dan kerap mengunjungi blog ini, setelah sekian lama atau berkisar tiga/empat bulan lebih tidak mengupdate postingan pada blog ini karena kesibukan sehari-hari yang menyebabkan tidak dapat mengupdate dan bahkan melihatnyapun cukup jarang karenanya barangkali terdapat banyak di antara komentar antum yang belum terjawab, kecuali akhir-akhir ini yang mulai sedikit ada waktu luang walaupun tidak sepenuhnya. Namun belum pasti apakah akan melanjutkan blog ini atau mungkin juga akan ditutup, sedang postingan kali ini hanya kebetulan karena pada awalnya saya tidak hendak menyibukkan diri dengan blog ini. Namun postingan kali ini sengaja saya terbitkan, karena seiring ada beberapa ukhti yang bertanya pada link berikut yang saya rasa merupakan suatu permasalahan yang sangat penting di tengah Ummat Islam karenanya saya ingin mengangkat hal tersebut pada postingan ini, serta Afwan Jiddan kepada para ukhti karena ini adalah perkara besar penentu rahmad dan adzab yang harus secepatnya ditangani, berikut link tersebut…Baca Disini

Karenanya, saya selaku admin berpesan kepada para Muslimin dan Muslimah di berbagai belahan bumi ini terkhusus di Indonesia. Agar para bapak dan ibu sekalian memperdalam syari’at Islam dan menegakkannya didalam rumah tangganya. Dan agarbapak dan ibu sekalian menjauhkan putra putri bapak dan ibu sekalian dari yang berhubungan dengan yang bukan mahromnya atau yang lazim disebut dengan berpacaran yang diharamkan didalam islam, (lebih…)

https://tausyah.wordpress.com/Mukzijat Nabi Muhammad Membelah Bulan

Mukzijat Nabi Muhammad Membelah Bulan

Pada suatu ketika Uqa’il bin Abi Thalib telah pergi bersama-sama dengan Nabi Muhammad s.a.w.. Pada waktu itu Uqa’il telah melihat  keajaiban yang membuatnya takjub namun hatinya tetap bertambah kuat di dalam Islam oleh karena ketiga perkara yang di alaminya bersama Rasulullah tersebut.

Peristiwa pertama adalah, bahwa Nabi Muhammad s.a.w. akan mendatangi hajat yakni mebuang air besar dan di hadapannya terdapat beberapa batang pohon. Maka Baginda s.a.w. berkata kepada Uqa’il, “Hai Uqa’il teruslah engkau berjalan sampai ke pohon itu, dan katalah kepadanya, bahwa sesungguhnya Rasulullah berkata; “Agar kamu semua datang kepadanya untuk menjadi penutup baginya, karena sesungguhnya Baginda akan buang air besar dan kemudian mengambil air wuduk.”

Uqa’il pun keluar dan pergi mendapatkan pohon-pohon itu dan sebelum dia menyelesaikan tugas itu ternyata pohon-pohon sudah tumbang dari akarnya serta sudah mengelilingi di sekitar Baginda s.a.w. sampai beliau selesai dari hajatnya. Maka Uqa’il kembali ke tempat pohon-pohon itu.

Peristiwa kedua adalah, bahwa Uqa’il merasa haus dan setelah mencari air ke mana pun jua namun tak kunjung ditemui. Maka Baginda s.a.w. berkata kepada Uqa’il bin Abi Thalib, “Hai Uqa’il, dakilah gunung itu, dan sampaikanlah salamku kepadanya serta katakan, “Jika padamu ada air, berilah aku minum!”  (lebih…)