Posts Tagged ‘Penyakit’

https://tausyah.wordpress.com/Hiv-Aids

HIV AIDS

Di dalam badan manusia, terdapat satu sistem pertahanan badan yang disebut sistem imuniti.

Sel yang paling berperan di dalam menghasilkan sistem pertahanan badan adalah sel darah putih. Sama ada B Limfosit yang berkaitan dengan Imuniti Humoral atau T Limfosit yang berperan sebagai penghasil imuniti perbaikan sel (Cell-Mediated Immnue System). Apabila virus AIDS menyerang manusia, sistem pertahanan akan dimusnahkan dengan cara virus itu melekatkan dirinya di permukaan T4 Limfosit bagi menggalakkan fungsi T4 sehingga manusia mengalami kelumpuhan sistem pertahanan badan AIDS (Acquired Immunologic Deficiency Syndrome).

Bagi pelaku zina yang belum menikah, mereka mempunyai antibodi T4 Limfosit yang kuat dan masih bertenaga. Jika sekiranya pelaku zina itu sudah dihinggapi HIV selepas perzinaannya, T4 Limfosit akan diserang oleh HIV AIDS yang akan menyebabkan sel-sel T4 Limfositnya musnah sehingga menyebabkannya mati. Sel Limfositnya musnah sehingga menyebabkannya mati. Sel-sel sum-sum tulangnya tidak dapat lagi menghasilkan sel-sel T4 yang baru dengan jumlah yang banyak karena sebagian dari sel darah putih itu bertukar menjadi benih manusia. Badan akan lemah dan Sindrom Kurang Daya Tahan Penyakit akan menyerang. Pesakit jenis ini mempunyai kemungkinan untuk disembuhkan. Tetapi dengan syarat: Ia harus dicambuk dan badannya harus mengalami kerusakan sel yang banyak sehingga akan menggalakkan sum-sum tulang mengeluarkan antibodi yang baru. (lebih…)

Arabic Camel Memang betul, Khalifah Umar bin Khaththab telah berubah ingatan. Banyak yang melihatnya dengan mata kepala sendiri. Barangkali karena Umar di masa mudanya sarat dengan dosa, seperti merampok, mabuk-mabukan, malah suka mengamuk tanpa berperi kemanusiaan, sampai orang tidak bersalah banyak yang menjadi korban. Itulah yang mungkin telah menyiksa batinnya sehingga ia ditimpa penyakit jiwa.

Dulu Umar sering menangis sendirian sesudah selesai menunaikan salat. Dan tiba-tiba ia tertawa terbahak-bahak, juga sendirian. Tidak ada orang lainyang membuatnya tertawa. Bukankah hal itu merupakan isyarat yang jelas bahwaUmar bin Kaththab mengidap penyakit kejiwaan? (lebih…)

Anehnya, meskipun kebanyakan dari Obat Islam dan Bedah, mungkin satu-satunya ayat dalam Al Qur’an, yang menyebutkan obat Islam, adalah 16:69. Dalam ayat ini Allah berfirman bahwa Dia memerintahkan lebah makan dari jenis buah-buahan, kemudian mereka menghasilkan cairan berwarna rilis dari perut mereka (madu) dan  cairan ini (madu) adalah untuk penyembuhan.  Ibnu Katsir memberikan alasan mengapa madu adalah obat yang baik.  Menurutnya madu panas, sehingga merupakan obat untuk semua penyakit dingin, karena penyakit harus diperlakukan dengan lawan jenisnya.

Dalam Sunaan ibn Majah (5,3452) kita baca bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berkata bahwa madu dan Al Qur’an adalah obat untuk penyakit semua. Kebajikan medis yang sama dari Alquran dan madu yang berulang pada Sunaan Tirmidzi (1196).

Berikut adalah beberapa rekomendasi lebih pada penggunaan Alquran sebagai obat Islami.

  • Jika Anda jatuh sakit lalu membaca  Sura Ikhlas (QS 112) Surat al-Falaq (Sura 113), dan Sura an‑Naas (Sura 114),  (Sahih Bukhari, 7.71.644, 647) Al-Falaq (QS 113), dan Sura An-Naas (QS 114), meniup telapak tangan dan kemudian lulus mereka di wajah Anda … (Sahih Bukhari, 7.71.644, 647)
  • Ketika seorang anggota keluarga jatuh sakit membaca Sura 113 dan 114 dan meniup di atasnya … (Sahih Muslim, 26,5439, 5440)
  • Ucapkan Sura al-Fateha (Sura 1) kemudian  meludahi  bagian yang sakit … (Sunaan Abu Dawud, 3. 28,3888)
  • Sura al-Fateha (Sura 1) menyembuhkan orang gila … (Sunaan Abu Dawud, 28,3892)