Posts Tagged ‘Membawa’

https://tausyah.wordpress.com/Animasi-Cinta-ALLAH-Rasulullah

Animasi Cinta ALLAH dan Rasulullah

Sejati adalah Kekal, dan pecinta sejati terhadap ALLAHlah kekekalan itu. Sedang para pecinta sejati terhadap dunia tiadalah haq dan kebenarannya sebab semua pasti akan binasa.

Menjelang perang uhud, Abdullah bin Jahsy mengajak sahabatnya, Sa’d bin Abi Waqqash untuk berdo’a. Ajakan itu disetujui oleh Sa’d. Keduanya mulai berdo’a. Sa’d berdo’a terlebih dahulu: “Tuhanku, jika nanti aku berjumpa dengan musuhku, berilah aku musuh yang sangat perkasa. Aku berusaha membunuh dia dan dia pun berusaha membunuhku. Engkau berikan kemenangan kepadaku sehingga aku berhasil membunuhnya dan kemudian mengambil miliknya (sebagai rampasan perang).”

Abdullah mengaminkannya. Tiba giliran Abdullah berdo’a: Tuhanku, berilah aku musuh yang gagah perkasa. Aku berusaha membunuhnya, dan ia berusaha membunuhku. Kemudian ia memotong hidung dan telingaku. Kalau nanti aku bertemu dengan-Mu. Engkau akan bertanya, ‘man jada’a anfaka wa udzunaka?’ (Siapa yang telah memotong hidung dan telingamu?). Aku akan menjawab bahwa keduanya terpotong ketika aku berjuang di jalan-Mu dan jalan Rasulullah (fika wa fi rasulika). Dan Engkau, ya Allah akan berkata, “kamu benar!” (shadaqta). (lebih…)

https://tausyah.wordpress.com/Tsa'labah

Tsa'labah

TSA’LABAH BIN ABDURRAHMAN RA

Seorang pemuda dari kaum anshar yang bernama Tsa’labah bin Abdurrahman telah masuk Islam. Dia sangat setia melayani Rasulullah saw. dan cekatan. Suatu ketika Rasulullah saw. mengutusnya untuk suatu keperluan. Dalam perjalanannya dia melewati rumah salah seorang dari Anshar, maka terlihat dirinya seorang wanita Anshar yang sedang mandi. Dia takut akan turun wahyu kepada Rasulullah saw. menyangkut perbuatannya itu. Maka dia pun pergi kabur.

Dia menuju ke sebuah gunung yang berada diantara Mekkah dan Madinah dan terus mendakinya. Selama empat puluh hari Rasulullah saw. kehilangan dia. Lalu Jibril alaihissalam turun kepada Nabi saw. dan berkata, “Wahai Muhammad! Sesungguhnya Tuhanmu menyampaikan salam buatmu dan berfirman kepadamu, `Sesungguhnya seorang laki-laki dari umatmu berada di gunung ini sedang memohon perlindungan kepada-Ku.'” Maka Nabi saw. berkata, “Wahai Umar dan Salman! Pergilah cari Tsa’laba bin Aburrahman, lalu bawa kemari.” (lebih…)

https://tausyah.wordpress.com/dibalik-wajah

dibalik-wajah

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh..

Akhi lagi ukhti sekalian yang dirahmati ALLAH, ketahuilah olehmu..perihal suatu masa yang akan membawamu pada sesuatu yang engkau tiada ilmu lagi pengetahuan  daripadanya. Tat kala rupa tiada elok lagi, phisikpun tiada berguna jua, hingga kemudian phsikis yang tiada sanggup lagi menikmati dunia. Lalu..apakah gerangan yang kemudian yang akan engkau upayakan akhi, ukhti ?? tiada bermanfaat sekalian harta yang engkau peroleh, tidak pula  kasih sayang yang dahulu engkau tanamkan terhadap orang-orang yang engkau kasihi?? Lalu apakah yang berarti bagimu kala itu?? Pikirkanlah..!!

Dahulu.. jasad masih sanggup berdiri lagi berlari guna mengejar segala impian yang sifatnya duniawi, dan lagi kemudian perihal orang-orang yang memuji engkau dengan segala gerangan rupa lagi berkata atasmu. Seperti yang terjadi pada nabi kita yang mulia Yusuf Alaihissallam :

فَلَمَّا سَمِعَتْ بِمَكْرِهِنَّ أَرْسَلَتْ إِلَيْهِنَّ وَأَعْتَدَتْ لَهُنَّ مُتَّكَأً وَآتَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِّنْهُنَّ سِكِّيناً وَقَالَتِ اخْرُجْ عَلَيْهِنَّ فَلَمَّا رَأَيْنَهُ أَكْبَرْنَهُ

٣١. وَقَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ وَقُلْنَ حَاشَ لِلّهِ مَا هَـذَا بَشَراً إِنْ هَـذَا إِلاَّ مَلَكٌ كَرِيمٌ

“Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita (lebih…)