Posts Tagged ‘Kerusakan’

https://tausyah.wordpress.com/transgender

transgender

Hukum kesetaraan gender yang hendak berlaku dinegara ini adalah teramat bertentangan dengan syar’at Islam yang dengan hukum itu kiranya akan mengangkat hukum transgender pula ditengah – tengah Masyarakat Islam di Indonesia. Sesungguhnya..seburuk-buruk hukum yang hendak berlaku di negara ini, adalah seburuk-buruk hukum sedari hukum dimasa-masa yang telah lalu. Masya ALLAH..

Dan ingatlah ketika kaum Nabi Luth Alaihissalam beroleh azab lagi siksa dari ALLAH karena kedurhakaan mereka terhadap kodrat dan ketentuan daripada ALLAH, adalah laki-laki di antara mereka menyukai laki-laki pula yang menyebabkan murka ALLAH atas diri-diri mereka itu.

ALLAH Subahana wa Ta’ala berfirman :

قَالَ إِنَّ هَؤُلاء ضَيْفِي فَلاَ تَفْضَحُونِ وَاتَّقُوا اللّهَ وَلاَ تُخْزُونِ  قَالُوا أَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ الْعَالَمِينَ  قَالَ هَؤُلاء بَنَاتِي إِن كُنتُمْ فَاعِلِينَ

Luth berkata: “Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku), dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina“. Mereka berkata: “Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?”  Luth berkata: “Inilah puteri-puteriku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal)”. Al-Hijr : 068-071. (lebih…)

https://tausyah.wordpress.com/Dajjal

Dajjal

Dari Anas r.a., berkata: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tiada suatu negeri pun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Makkah dan Madinah yang tidak. Tiada suatu lorong-pun dari lorong-lorong Makkah dan Madinah itu, melainkan di situ ada para malaikat yang berbaris rapat untuk melindunginya. Kemudian Dajjal itu turunlah di suatu tanah yang berpasir – di luar Madinah – lalu kota Madinah bergoncanglah sebanyak tiga goncangan dan dari goncangan- goncangan itu Allah akan mengeluarkan akan setiap orang kafir dan munafik.” (Riwayat Muslim)

Dari Annawwas bin Sam’an r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. menyebut- nyebutkan perihal Dajjal pada suatu pagi. Beliau s.a.w. menghuraikan Dajjal itu kadang-kadang suaranya direndahkan dan kadang-kadang diperkeraskan – dan Dajjal itu sendiri oleh beliau s.a.w. kadang-kadang dihinanya, tetapi kadang- kadang di-perbesarkan hal ihwalnya sebab amat besarnya fitnah yang akan ditimbulkan olehnya itu, sehingga kita semua mengira seolah-olah Dajjal itu sudah ada di kelompok pohon kurma. Setelah pada suatu ketika kita pergi ke tempatnya, beliau s.a.w. kiranya telah mengetahui apa yang ada di dalam perasaan kita, lalu bertanya: “Ada persoalan apakah engkau semua ini?” (lebih…)