Posts Tagged ‘Asmaul Husna’

https://tausyah.wordpress.com/Islam-Is-My-Heart

Islam Is My Heart

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh..

Bukanlah ini suatu perkara yang tersembunyi bagi manusia, melainkan telah ALLAH kabarkan sepenuhnya dalam firman-Nya yang agung lagi mulia yaitu Al Qur’an. Dan ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain ALLAH semata, Dia berdiri sendiri dan tidak pula ada baginya sekutu dan kepada-Nya-lah tempat sekalian perkara dunia dan akhirat makhluk-Nya dikembalikan.

Firman ALLAH Ta’ala :

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ

Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada yang setara dengan Dia”.  Al-Ikhlaash : 001-004.

Sebahagian orang – orang kristen berkata bahwasanya sebutan ALLAH dalam al-kitab kristen adalah sama gerangan dan perkaranya dengan sebutan ALLAH dalam kitab suci Al-Qur’an. Padahal sekali-kali tidaklah mereka mengenal ALLAH, tidak pula mereka beroleh perkabaran perihal sifat-sifat ALLAH Azza wa Jalla, dan tidak pula perihal Asmaul Husna, sedang sebahagian di antara mereka yang lain menghina ALLAH dengan segala perkara yang ada pada mereka. Dan sekali – kali tidaklah yang bathil itu dapat mengalahkan yang Haq, melainkan yang Haq itu adalah senantiasa tetap pada tempatnya jika mereka mengetahui. (lebih…)

Firman Allah Subhanahu wata’ala :

ولله الأسماء الحسنى فادعوه بها وذروا الذين يلحدون في أسمائه سيجزون ما كانوا يعملون

“Hanya milik Allah lah Al Asma’ Al Husna (Nama-nama yang baik), maka berdoalah kepadaNya dengan menyebut Asma Nya itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyelewengkan Asma Nya. Mereka nanti pasti akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al A’raf, 180).

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari  Ibnu Abbas tentang maksud firman Allah [يلحدون في أسمائه] yang artinya : “menyelewengkan Asma Nya” ia mengatakan, bahwa maksudnya adalah : “berbuat syirik (dalam Asma Nya), yaitu orang-orang yang menjadikan Asma-asma Allah untuk berhala mereka, seperti nama Al Lata yang berasal dari kata Al Ilah, dan Al Uzza dari kata Al Aziz”.

Dan diriwayatkan dari Al A’masy ([1]) dalam menafsirkan ayat tersebut ia mengatakan: “Mereka memasukkan ke dalam Asma Nya nama-nama yang bukan dari Asma Nya”.

Kandungan bab ini :

  1. Wajib menetapkan Asma Allah [sesuai dengan keagungan dan kemuliaanNya].
  2. Semua Asma Allah  adalah husna (Maha Indah).
  3. Diperintahkan untuk berdoa dengan menyebut Asma husna Nya.
  4. Diperintahkan meninggalkan orang-orang yang menentang Asma-asma Nya dan menyelewengkannya.
  5. Penjelasan tentang bentuk penyelewengan Asma Allah.
  6. Ancaman terhadap  orang-orang yang menyelewengkan Asma Al Husna Allah dari kebenaran.

([1])   Abu Muhammad : Sulaiman bin Mahran Al Asdi, digelari Al A’masy. Salah seorang tabi’in ahli tafsir, hadits dan faraidh, dan banyak meriwayatkan hadits . dilahirkan th. 61 H (681 M), dan meninggal th. 147 H (765 M).