Posts Tagged ‘Aisyah Radhiallahu Anhu’

Makam istri Nabi Muhammad

Makam Siti Aisyah r.a

Sebelum akhi dan ukhti sekalian membaca artikel ini, sehubungan dengan berakhirnya Ramadhan 1433 Hijriyah, saya selaku admin blog Tausiyah In Tilawatun Islamiyah (https://tausyah.wordpress.com) ini yang tidak luput dari salah dan khilaf, untuk itu dengan sepenuh hati mengucapkan  Minal ‘Aidin walFaizin dan Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Dan jika masih ada yang bingung dengan penetapan 1 syawal 1433 Hijriyah, ikutilah pemerintah yang insya ALLAH akan kembali mengadakan sidang penetapan 1 syawal 1433 Hijriyah pada sabtu sore ini yang berkumpul dengan semua ulama  diseluruh indonesia demi kemashlahatan ummat, sedang bagi yang mengikuti keputusan organisasi terserah pada anty dan antum sekalian, akan tetapi ALLAH Tabaraka wa Ta’ala sudah mengingatkan kita sebelumnya untuk mentaati ALLAH dan Rasul-Nya serta Ulil Amri (pemerintah) didalam suatu negeri dan bukan dengan mengikuti suatu organisasi apapun, kecuali jika pemerintah khilaf maupun berada dalam kesesatan tentang keputusannya maka kita wajib menegur dan meluruskannya. 

Firman ALLAH Ta’ala :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً

Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. An-Nisaa : 059.

Dan berikut adalah keterangan -keterangan tentang usia Ummul Mukminin Aisyah Radhiallahu Anhu saat menikah dengan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.  (lebih…)

https://tausyah.wordpress.com/aisyah

Aisyah

Seorang gadis kecil periang sedang gembira bermain-main dengan teman-temannya. Rambutnya awut  awutan   dan mukanya kotor karena debu.   Tiba-tiba beberapa orang yang sudah agak tua muncul dari sebuah rumah di dekat situ dan datang ke tempat anak-anak yang bermain- main tadi.Mereka lalu membawa anak gadis itu pulang, memberinya pakaian yang rapi, dan malam itu juga, gadis itu dinikahkan dengan laki-iaki paling agung di antara manusia,

namun setelah ditelusuri lebih jauh tentang riwayat pernikahan Aisyah ini, kebanyakan ulama sependapat bahwa riwayat yang tertulis di atas sangat dhoif oleh karena satu-satunya rawi yang meriwayatkan tentang usia Aisyah  saat menikah dengan Rasulullah hanyalah Hisyam kbin Urwah. Pada mulanya hadist hisyam sangat terpercaya, namun ketika ia hijrah ke Irak ia mulai mendapat banyak tekanan, usianyapun semakin tua sedang ingatannyapun mulai melemah dan pada saat di Iraklah hadist-hadist yang diriwayakan oleh hisyam mulai dipermasalahkan oleh para ulama. Demikian pula dengan hadist yang meriwayatkan usia Aisyah saat menikaneh dengan Rasulullah juga adalah pada masa-masa beliau mulai menetap di Irak. sehingga para ulama sependapat, bahwa hadist-hadist oleh hisyam sebelum ia bertolak ke Irak adalah sangat baik dan terpercaya, namun tidak ketika ia mulai bertolak dan hijrah ke Irak. para ulama juga sependapat bahwa usia pernikahan Aisyah dengan Rasulullah adalah berkisar 19-20 tahun berdasarkan berbagai riwayat yang lain, oleh karena menikahi gadis yang belum baligh adalah sangat diharamkan didalam Islam dan sangat tidak mungkin diingkari sendiri oleh nabinya. karenanya sesiapa yang mempercayai bahwa usia Aisyah saat menikah dengan Rasulullah adalah dibawah 17 tahun, maka ia telah keliru dan hal ini perlu diluruskan. (lebih…)