Keterangan Pertemuan Antara Air Laut Dengan Air Tawar Seperti Yang Diterangkan Didalam Al – Qur’an

Posted: 15 Oktober 2010 in Kajian
Tag:, , , , , , , , ,

Laut dan Sungai
Ilmu pengetahuan Modern telah menemukan bahwa tempat di mana dua laut berbeda bertemu terdapat suatu penghalang diantara mereka. Penghalang tersebut membagi kedua laut tersebut sedemikian sehingga masing-masing laut mempunyai suhu, kadar garam, dan rapat jenis yang berbeda satu dengan lainnya (1). Sebagai contoh, Air laut Mediterania bersuhu hangat, bersifat garam, dan lebih sedikit padat, bila dibandingkan dengan air laut Samudra Atlantik. Ketika air laut Mediterania masuk ke lautan Atlantik di atas teluk Gibraltar, air laut Miditerania bergerak beberapa ratus kilometer ke dalam Lautan Atlantik pada suatu kedalaman sekitar 1000 meter dengan karakteristik yang dimilikinya.(2) ( lihat gbr 1).
Pertemuan Laut & Sungai
Gambar 1: Profil air laut Miditerania ketika masuk ke dalam laut Atlantik di atas teluk Gibraltar dengan karakteristik yang dimiliknya. Penghalang tersebut membagi kedua laut tersebut sedemikian sehingga masing-masing laut mempunyai suhu, kadar garam, dan rapat jenis yang berbeda satu dengan lainnya (Suhu dalam derajat Celsius (C°). (Marine Geology, Kuenen, hal. 43)

Meskipun ada ombak besar, arus-kuat, dan pasang laut, mereka tidak akan bercampur atau melewati penghalang ini.

Al Quran menyebutkan bahwa ada suatu penghalang antara dua laut yang bertemu dan bahwa mereka tidak akan bercampur. Allah berfirman :
DIA MEMBIARKAN DUA LAUTAN MENGALIR YANG KEDUANYA KEMUDIAN BERTEMU .ANTARA KEDUANYA ADA BATAS YANG TIDAK DILAMPAUI OLEH MASING – MASING . (QS 55 : 19-20)

But when the Quran speaks about the divider between fresh and salt water, it mentions the existence of “a forbidding partition” with the barrier. God has said in the Quran:
Tetapi manakala Quran membicarakan pembagi/batas antara air tawar (air sungai) dan air asin (air laut) disebutkan tentang adanya “sekat pemisah” diantara kedua jenis air ini. Allah berfirman :
DAN DIALAH YANG MEMBIARKAN DUA LAUT MENGALIR ( BERDAMPINGAN ) : YANG INI TAWAR LAGI SEGAR DAN YANG LAIN ASIN LAGI PAHIT : DAN DIA JADIKAN ANTARA KEDUANYA DINDING DAN BATAS YANG MENGHALANGI .(QS 25 : 53)

One may ask, why did the Quran mention the partition when speaking about the divider between fresh and salt water, but did not mention it when speaking about the divider between the two seas?

Orang mungkin bertanya, mengapa Al Quran menyebutkan sekat manakala membicarakan pembagi/pembatas antara air sungai dan air asin (air laut), tetapi tidak menyebutkan ketika Al Quran manakala membicarakan pembagi/pembatas antara dua laut?

Modern science has discovered that in estuaries, where fresh (sweet) and salt water meet, the situation is somewhat different from what is found in places where two seas meet. It has been discovered that what distinguishes fresh water from salt water in estuaries is a “pycnocline zone with a marked density discontinuity separating the two layers.”3 This partition (zone of separation) has a different salinity from the fresh water and from the salt water4 (see figure 14).

Ilmu pengetahuan modern telah menemukan bahwa di muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air sungai dengan air asin (air laut) situasinya adalah sedikit berbeda dari tempat dimana terjadi pertemuan antara dua laut. Telah ditemukan bahwa yang membedakan antara air sungai dan air asin (air laut) di muara sungai adalah apa yang disebut dengan zona ”pycnocline”. Zona inilah yang memisahkan kedua jenis air tersebut dikarenakan adanya perbedaan kerapatan (3). Zona pemisah ini mempunyai kadar garam yang berbeda yang berasal dari air sungai dan air laut (4) ( lihat gbr 2).

Pertemuan Laut & Sungai dalam Qur'an
Gambar 2 : Penampang memanjang yang menunjukkan kadar garam ( dalam ppm) di suatu muara. Dapat dilihat di sini adanya sekat ( zone separasi) antara air sungai dan air laut. (Introductory Oceanography, Thurman, p. 301)

Informasi ini telah ditemukan baru-baru ini, dengan menggunakan peralatan canggih untuk mengukur temperatur, kadar garam, kerapatan, sifat kelarutan oksigen, dan lain lain Mata manusia tidak bisa melihat adanya perbedaan yang terjadi bila kedua lautan bertemu, melainkan kedua lautan yang bertemu tersebut hanya nampak sebagai suatu laut yang homogen. Demikian juga, mata manusia juga tidak bisa melihat adanya pembagian air menjadi tiga bagian di muara yaitu : bagian air tawar, air aisn dan sekat pemisah ( zona pemisah/separasi).

Footnote

1) Principles of Oceanography, Davis, pp. 92-93.
2) Principles of Oceanography, Davis, p. 93.
3) Oceanography, Gross, p. 242. Also see Introductory Oceanography, Thurman, pp. 300-301.
4) Oceanography, Gross, p. 244, and Introductory Oceanography, Thurman, pp. 300-301.

Sumber : http://www.islam-guide.com/

 

https://tausyah.wordpress.com

Komentar
  1. […] penelitian mendalam yang didasarkan kepada penelaahan atas fakta laut tersebut. Dan ini merupakan awal dari gelombang kemajuan ilmu pengetahuan bahwa laut yang asin memiliki kandungan air yang berbeda-beda. Dan sudah pernah dilakukan […]

  2. […] terdapat  Fatimah.  Ketika  bertemu  Nabi SAW, Fatimah memeluk dan mencuci luka-lukanya dengan air, sehingga darah semakin banyak yang keluar. Tatkala Fatimah melihat hal itu, dia mengambil sepotong […]

  3. […] Komentar Terakhir Profil Dan Kisah Putri Rasulullah, Fatimah Az- Zahra Binti Muhammad SAW, Penderitaan dan Hidup Yang Serba Kekurangan Tak Menggoyahkan Hati Dan Imannya, Dan Dia Adalah Sebaik-baik Tauladan Bagimu Wahai Para Istri Lagi Wanita Yang Mengaku Muslimah..!! &laqu pada Etika Dan Adab Bagi Kaum Muslimah, Serta Hukum Melaksanakan Shalat Berjamah Bagi WanitaProfil Dan Kisah Putri Rasulullah, Fatimah Az- Zahra Binti Muhammad SAW, Penderitaan dan Hidup Yang Serba Kekurangan Tak Menggoyahkan Hati Dan Imannya, Dan Dia Adalah Sebaik-baik Tauladan Bagimu Wahai Para Istri Lagi Wanita Yang Mengaku Muslimah..!! &laqu pada Penemuan Manuskrip Injil Kuno Di Gua Dekat Laut Mati, Membenarkan Kenabian Muhammad SAW!!Profil Dan Kisah Putri Rasulullah, Fatimah Az- Zahra Binti Muhammad SAW, Penderitaan dan Hidup Yang Serba Kekurangan Tak Menggoyahkan Hati Dan Imannya, Dan Dia Adalah Sebaik-baik Tauladan Bagimu Wahai Para Istri Lagi Wanita Yang Mengaku Muslimah..!! &laqu pada Hukum Laki-laki Memakai EmasProfil Dan Kisah Putri Rasulullah, Fatimah Az- Zahra Binti Muhammad SAW, Penderitaan dan Hidup Yang Serba Kekurangan Tak Menggoyahkan Hati Dan Imannya, Dan Dia Adalah Sebaik-baik Tauladan Bagimu Wahai Para Istri Lagi Wanita Yang Mengaku Muslimah..!! &laqu pada Kepahlawanan Imam Ali Bin Abu Thalib Dalam Perang Ahzab (Kandhaq)Profil Dan Kisah Putri Rasulullah, Fatimah Az- Zahra Binti Muhammad SAW, Penderitaan dan Hidup Yang Serba Kekurangan Tak Menggoyahkan Hati Dan Imannya, Dan Dia Adalah Sebaik-baik Tauladan Bagimu Wahai Para Istri Lagi Wanita Yang Mengaku Muslimah..!! &laqu pada Keterangan Pertemuan Antara Air Laut Dengan Air Tawar Seperti Yang Diterangkan Didalam Al –&nb… […]

  4. […] memahami, paling hebat pemahamannya terhadap Al-Kitab was-Sunnah serta perbedaan pendapat, dan lautan dalil naqli. Pada zamannya, beliau adalah satu-satunya baik dalam hal ilmu,  zuhud, keberanian, […]

  5. […] ‘Alaihi wa Sallam serta mencari jejak-jejak dan berita-beritanya (Hadits), baik itu di darat dan di laut, di Barat maupun di Timur. Salah seorang dari mereka bahkan mengadakan perjalanan jauh dengan […]

  6. […] bin Katsir berkata, “Allah SWT berfirman memberitahukan nikmat, keutamaan, dan kebaikan-Nya yang telah dianugerahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dalam menghadapi dan mengalahkan […]

  7. […] bersamanya. Sungguh di dalam hati yang demikian itu merupakan tanda-tanda (kekuasaan) Allah bagi kaum yang berpikir.”(QS Ar Rum [30]: […]

  8. […] bila seorang yang beriman hendak meninggal dunia dan memasuki kehidupan akhirat, ia didatangi oleh segerombol malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya bak […]

  9. […] bila seorang yang beriman hendak meninggal dunia dan memasuki kehidupan akhirat, ia didatangi oleh segerombol malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya bak […]

  10. […] berbeda. dan hal ini menjadi landasan bagi para muallaf untuk mengklaim bahwa tidak mungkin kitab-kitab kristen ini adalah firman Tuhan, bagaimana tidak..Islam saja kitabnya hanya ada satu didunia […]

  11. […] terdapat  Fatimah.  Ketika  bertemu  Nabi SAW, Fatimah memeluk dan mencuci luka-lukanya dengan air, sehingga darah semakin banyak yang keluar. Tatkala Fatimah melihat hal itu, dia mengambil sepotong […]

  12. […] terdapat  Fatimah.  Ketika  bertemu  Nabi SAW, Fatimah memeluk dan mencuci luka-lukanya dengan air, sehingga darah semakin banyak yang keluar. Tatkala Fatimah melihat hal itu, dia mengambil sepotong […]

  13. […] terdapat  Fatimah.  Ketika  bertemu  Nabi SAW, Fatimah memeluk dan mencuci luka-lukanya dengan air, sehingga darah semakin banyak yang keluar. Tatkala Fatimah melihat hal itu, dia mengambil sepotong […]

  14. […] lagi kepadanya, ”Sesungguhnya harta yang ada di kapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.” “Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan […]

  15. […] lagi kepadanya, ”Sesungguhnya harta yang ada di kapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.” “Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan […]

  16. […] lagi kepadanya, ”Sesungguhnya harta yang ada di kapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.” “Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s