Tawadhu

Posted: 29 Juni 2010 in Manajemen Qalbu By Aa Gym
Tag:

Alangkah beruntungnya orang-orang yang tidak disiksa oleh rindu dipuji orang lain, karena jika kita rindu dipuji orang lain kalau untuk urusan duniawi hukumnya mubah tapi kalau untuk urusan amal ibadah maka akan sirnalah amal ibadah kita.

Hikam:
Hai orang-orang beriman janganlah kamu batalkan sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan penerima, seperti orang yang membelanjakan hartanya karena riya kepada manusia dan tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. perumpamaan mereka seperti batu yang licin yang diatasnya tanah lalu hujan lebat menimpanya maka ia menjadi bersih. Mereka tidak memperoleh apapun dari apa yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk badan dan rupamu tetapi melihat niat dan keikhlasan didalam hatimu.” Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya yang paling kutakuti atas kamu sekalian adalah syirik kecil.” Sahabat bertanya: “Apa syirik kecil itu ya Rasulullah?” Rasulullah bersabda: “Syirik yang kecil itu adalah riya.”

Riya dapat menghanguskan amal ibadah kita, karena suatu amal ibadah yang seharusnya ingin mendapatkan keridhoan Allah, berubah menjadi ingin mendapatkan nilai dan pujian dari orang lain. Dalam beramal kita harus menjaga niat agar terbebas dari ingin dipuji dan dinilai orang lain, ciri-ciri orang yang tidak ikhlas dalam beramal ialah ada orang dengan tidak ada orang amal ibadahnya berbeda. Kunci ikhlas adalah kita harus yakin Allah yang Maha membalas, Allah yang Maha menyaksikan dan Allah yang Maha menguasai semua yang kita inginkan.

Dalam beramal bukan karena tampak atau tidak tampak oleh orang lain, tetapi karena apa yang menjadi niat dihatinya. Berlebih-lebihan dalam pengeluaran tergantung pada niat, keperluan dan kemampuan dari orang yang mengeluarkannya.

Marilah dengan romadhan ini kita menguatkan keyakinan kepada Allah, Allah melihat dan memiliki diri kita, Allah yang menggenggam masa depan kita dan apapun yang kita inginkan semuanya dikuasai Allah swt.

Komentar
  1. […] manusia, makhluk sosial yang tiadalah baginya kesanggupan untuk hidup sendiri sedang seorang teman daripadanya adalah suatu jalan terbaik untuk kesendiriannya. […]

  2. […] Para Hambanya Melebihi Cinta Seorang Ibu Pada Anaknya « Tausiyah In Tilawatun Islamiyah pada TawadhuArti Teman Bagi Mukmin, Saling Mencintai Karena ALLAH dan Mengungkapkan Cinta Juga Karena ALLAH dan […]

  3. […] ini ALLAH berikan kepada mereka yang perkataan dan perbuatannya bertolak belakang, artinya yang ia ucapkan berbeda dengan yang ia perbuat. Tanda – […]

  4. […] Hadist Tersebut Sebagai Cemoohan Kepada Kaum Hawa « Tausiyah In Tilawatun Islamiyah pada TawadhuWanita Adalah Makhluk ALLAH Ta’ala Yang Paling Kurang Akal Dan Agamanya, Pengertian Hadist Nabi […]

  5. […] Komentar Terakhir Wanita Adalah Makhluk ALLAH Ta’ala Yang Paling Kurang Akal Dan Agamanya, Pengertian Hadist Nabi Jika Kaum Adam Menjadikan Hadist Tersebut Sebagai Cemoohan Kepada Kaum Hawa « Tausiyah In Tilawatun Islamiyah pada Mengapa Do’a Tak diijabahWanita Adalah Makhluk ALLAH Ta’ala Yang Paling Kurang Akal Dan Agamanya, Pengertian Hadist Nabi Jika Kaum Adam Menjadikan Hadist Tersebut Sebagai Cemoohan Kepada Kaum Hawa « Tausiyah In Tilawatun Islamiyah pada Waspadai Situs-Situs Atau Blog Para Missionaris Kristen Dunia Maya Media Internet Yang Mengatas Namakan Islam Untuk Menyebarkan Doktrin Trinitas Pencuci Otak Muslimin, Serta Menghina Dan Memfitnah Ajaran IslamWanita Adalah Makhluk ALLAH Ta’ala Yang Paling Kurang Akal Dan Agamanya, Pengertian Hadist Nabi Jika Kaum Adam Menjadikan Hadist Tersebut Sebagai Cemoohan Kepada Kaum Hawa « Tausiyah In Tilawatun Islamiyah pada Tawadhu […]

  6. […] pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para […]

  7. […] pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para […]

  8. […] pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para […]

  9. […] pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para […]

  10. […] pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para […]

  11. […] pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para […]

  12. […] pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para […]

  13. […] pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s