Akidah Raj’ah Yang Diimani Oleh Orang Rafidhah

Posted: 21 Juni 2010 in Aqidah Syi'ah
Tag:,

Apa Akidah Raj’ah Yang Diimani Oleh Orang Rafidhah?

Orang Rafidhah telah membuat bidah Raj’ah, berkata Al Mufid : “Telah sepakat mazhab Imamiyah atas wajibnya terjadi Raj’ah di kebanyakan dari para orang yang telah mati”[1]. Yaitu (yang mereka maksudkan dengan Raj’ah ini) bangkitnya penutup imam-imam mereka, yang bernama Al Qaaim pada akhir zaman, ia keluar dari bangunan di bawah tanah, lalu menyembelih seluruh musuh-musuh politiknya, dan mengembalikan kepada syiah hak-hak mereka yang dirampas oleh kelompok-kelompok lain sepanjang masa (yang telah berlalu)[2].

Berkata sayid Al Murtadho di dalam kitabnya “Al Masail An Nashiriyah” : “Sesungguhnya Abu Bakar dan Umar disalib pada saat itu di atas suatu pohon di zaman Al Mahdi -yakni imam mereka yang kedua belas- yang mereka beri nama Qaaim Ali Muhammad (penegak keluarga Muhammad), dan pohon itu pertamanya basah sebelum penyaliban, lalu menjadi kering setelahnya[3].

Berkata Al Majlisi di dalam Kitab “Haqul Yakin” dari Muhammad Al Baqir (berkata) : “Jika Al Mahdi telah keluar, maka sesungguhnya ia akan menghidupkan ‘Aisyah Ummul Mukminin dan ia melaksanakan (menjatuhkan) hukum had (hudud) atas diri Aisyah”.[4]

Kemudian bagi mereka pemahaman Raj’ah ini berkembang, dan mengatakan (berlakunya) Raj’ah (kembali hidup) seluruh orang syiah dan imam-imam mereka dan seluruh musuh mereka bersama imam-imam mereka. Akidah khurafat ini mengungkapkan rasa dengki yang tersembunyi di dalam diri mereka, yang mereka ungkapkan rasa dengki itu dengan cerita dongeng seperti ini. Dan adalah keyakinan ini merupakan sarana (jembatan) yang diambil oleh orang-orang Sabaiyah untuk mengingkari hari akhirat.


[1] Awaailul Maqaalaat, oleh Al Mufiid, Hal : 51

[2] Al Khuthuthul ‘Ariidhah, oleh Muhibbudin Al Khatiib, hal : 80

[3] Awaailul Maqaalaat, oleh syeikh mereka yang bergelar Al Mufiid, Hal : 95.

[4] Haqul Yakiin, oleh Muhammad Al Baqir Al Majlisi, hal : 347.

Komentar
  1. […] kepada-Mu kami menyembah dan memohon pertolongan”. 2. Penetapan adanya hari kiamat dan hari pembalasan, sebagaimana potongan ayat : “Penguasa hari pembalasan”. 3. Perintah untuk menempuh […]

  2. […] orang yang terbaik di kalangan lelaki. Mereka akan mandi dan memakai minyak wangi dan menyambut suami-suaminya di atas keledai-keledai merah dan kuning. Bersama mereka terdapat anak-anak kecil. Mereka […]

  3. […] Akidah Raj’ah Yang Diimani Oleh Orang Rafidhah […]

  4. […] al-Bahili r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya seutama-utama manusia dengan Allah – yakni yang lebih berhak mendekat kepada Allah – ialah orang yang […]

  5. […] orang yang terbaik di kalangan lelaki. Mereka akan mandi dan memakai minyak wangi dan menyambut suami-suaminya di atas keledai-keledai merah dan kuning. Bersama mereka terdapat anak-anak kecil. Mereka […]

  6. […] al-Bahili r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya seutama-utama manusia dengan Allah – yakni yang lebih berhak mendekat kepada Allah – ialah orang yang […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s