Asmaul Husna Hanya Milik ALLAH

Posted: 16 Juni 2010 in Tauhid
Tag:,

Firman Allah Subhanahu wata’ala :

ولله الأسماء الحسنى فادعوه بها وذروا الذين يلحدون في أسمائه سيجزون ما كانوا يعملون

“Hanya milik Allah lah Al Asma’ Al Husna (Nama-nama yang baik), maka berdoalah kepadaNya dengan menyebut Asma Nya itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyelewengkan Asma Nya. Mereka nanti pasti akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al A’raf, 180).

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari  Ibnu Abbas tentang maksud firman Allah [يلحدون في أسمائه] yang artinya : “menyelewengkan Asma Nya” ia mengatakan, bahwa maksudnya adalah : “berbuat syirik (dalam Asma Nya), yaitu orang-orang yang menjadikan Asma-asma Allah untuk berhala mereka, seperti nama Al Lata yang berasal dari kata Al Ilah, dan Al Uzza dari kata Al Aziz”.

Dan diriwayatkan dari Al A’masy ([1]) dalam menafsirkan ayat tersebut ia mengatakan: “Mereka memasukkan ke dalam Asma Nya nama-nama yang bukan dari Asma Nya”.

Kandungan bab ini :

  1. Wajib menetapkan Asma Allah [sesuai dengan keagungan dan kemuliaanNya].
  2. Semua Asma Allah  adalah husna (Maha Indah).
  3. Diperintahkan untuk berdoa dengan menyebut Asma husna Nya.
  4. Diperintahkan meninggalkan orang-orang yang menentang Asma-asma Nya dan menyelewengkannya.
  5. Penjelasan tentang bentuk penyelewengan Asma Allah.
  6. Ancaman terhadap  orang-orang yang menyelewengkan Asma Al Husna Allah dari kebenaran.

([1])   Abu Muhammad : Sulaiman bin Mahran Al Asdi, digelari Al A’masy. Salah seorang tabi’in ahli tafsir, hadits dan faraidh, dan banyak meriwayatkan hadits . dilahirkan th. 61 H (681 M), dan meninggal th. 147 H (765 M).

Komentar
  1. […] yang didengarkan pada awal penciptaan, maka ditunjukkanNya kepadaku betapa jika bukan karena belas kasihNya, alam semesta tidak akan pernah tenang, dan jika bukan karena cintaNya segala sesuatu telah […]

  2. […] mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia […]

  3. […] tempatku, lalu saya memberikan seratus dua puluh dinar padanya dengan syarat ia suka menyendiri antara tubuhnya dan antara tubuhku (maksudnya untuk […]

  4. […] sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika datang suatu kedudukan mulia dari Allah untuk seorang hamba yang mana ia belum mencapainya dengan amalannya, maka Allah […]

  5. […] seumpama Otak dan Hati, maka pengetahuan tempatnya adalah didalam akal manusia, sedang ilmu adalah didalam hati. Oleh karena pengetahuan adalah dapat disampaikan pada yang lain sedang pengetahuan itu tiada […]

  6. […] seumpama Otak dan Hati, maka pengetahuan tempatnya adalah didalam akal manusia, sedang ilmu adalah didalam hati. Oleh karena pengetahuan adalah dapat disampaikan pada yang lain sedang pengetahuan itu tiada […]

  7. […] seumpama Otak dan Hati, maka pengetahuan tempatnya adalah didalam akal manusia, sedang ilmu adalah didalam hati. Oleh karena pengetahuan adalah dapat disampaikan pada yang lain sedang pengetahuan itu tiada […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s