Apakah Nabi Khidir ‘Alaihissalam Masih Hidup

Posted: 13 Juni 2010 in Ghaib
Tag:,

www.alsofwah.or.id

Tanya :

Banyak orang awam dan para ulama tarikat shufi berkeyakinan bahwa Nabi Khidir sahib Nabi Musa ‘alaihimassalam masih hidup dan mendapatkan rezeki sampai sekarang, dan bahwa dia selalu mengelilingi dunia, dan bahwa dia dapat merubah bentuk dengan bentuk-bentuk yang bermacam-macam, dan mereka berkeyakinan bahwa dia tidak mempunyai bayangan dan dia bersama Nabi Ilyas ‘alaihissalam, dan orang awam berkeyakinan bahwa jika Nabi Khidir mengunjungi mereka dan mendo’akan mereka, maka mereka akan segera menjadi kaya dalam sekejap mata jika tadinya miskin, dan jika dia marah kepada mereka, maka mereka akan menjadi miskin jika mereka kaya, dan sakit jika mereka sehat, dan mereka berkeyakinan bahwa Nabi Khidir datang dalam rupa peminta-minta dan rupa orang sakit yang mengalir nanah dari badannya, dan jika shahibul bait yang didatangi itu mengusirnya, maka ini adalah petunjuk bahwa atas kesengsaraan dan kenahasan mereka, dan apabila mereka menerimanya dengan lapang dada dan mengobatinya, maka dia akan tersembunyi tanpa menghilangkan bekas, dan ini adalah petunjuk atas kebahagiaan mereka. Apakah Nabi Khidir yang hidup di zaman Nabi Musa ‘alaihimassalam masih hidup dan mendapatkan rezeki sampai sekarang ?

Jawab :

Segala puji bagi Allah dan shalawat serta salam atas Rasul-Nya, keluarga dan para sahabatnya. Khidir adalah seorang nabi dari nabi-nabi Allah ‘alaihimussalam, dan pendapat yang benar adalah bahwa Nabi Khidir ‘alaihissalam telah mati sebagaimana manusia lainnya, maka dia tidak dapat mengelilingi dunia, dan dia tidak berubah-rubah bentuk dan rupa, dan dia bukanlah sebab kaya atau miskinnya seseorang, dan telah kami keluarkan fatwa sebagai berikut : ( yang benar dari dua pendapat ulama adalah pendapat Jumhur yang mengatakan bahwa Nabi Khidir ‘alaihissalam telah meninggal berdasarkan firman Allah : ( Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad).Q.S.21:34. Dan berdasarkan hadits yang shahih dari Ibnu Umar dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, Ibnu Umar berkata : ( Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam shalat isya’ mengimami kami pada suatu malam pada akhir hayatnya dan ketika selesai shalat beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri dan berkata : ( terangkanlah kepadaku malam kalian ini, sesungguhnya di akhir 100 tahun ini tidak ada orang-orang yang hidup saat ini yang masih hidup ( pada akhir seratus tahun itu). Ibnu Umar berkata : maka para sahabat salah pada apa yang mereka bicarakan tentang perkataan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam 100 tahun, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : ( tidak akan hidup orang yang hidup di muka bumi sekarang.) maksudnya adalah setelah habisnya abad ini. HR.Muslim. Kemudian asal yang sering terjadi dalam sunatullah adalah anak adam pasti akan mati, maka kita harus mengikuti asal tersebut sehingga kita mendapatkan dalil yang merubahnya dan tidak shahih – sebagaimana kami ketahui – dalil yang menunjukkan pengecualian terhadap Nabi Khidir ‘alaihissalam.

Fatwa Lajnah Daimah, Ketua Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Wakil ketua Syaikh Abdur Razzaq Afifi, Anggota Syaikh Abdullah bin Ghadyan dan Syaikh Abdullah bin Qo’ud.jilid III hal. 210

Komentar
  1. […] ilmu hadits, membuat kaidah-kaidah ilmu hadits. Barang siapa mendalami ilmu-ilmu itu dan memperdalam pengetahuan tentangnya, dia akan mengetahui derajat suatu hadits, walaupun hadist itu tidak […]

  2. […] yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda (kavaleri) dan pasukanmu yang berjalan kaki (infanteri) dan berserikatlah dengan mereka pada harta […]

  3. […] yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda (kavaleri) dan pasukanmu yang berjalan kaki (infanteri) dan berserikatlah dengan mereka pada harta […]

  4. […] Seorang ilmuwan muslim yang bernama lengkap Abu ‘Abdallah Muhammad ibnu Musa al-Khwarizmi itu kerap dijuluki sebagai Bapak Aljabar, karena sumbangan ilmu pengetahuan Aljabar dan Aritmatika yang beliau tekuni. Ia merupakan seorang ahli matematika dari Persia yang dilahirkan pada tahun 194 H/780 M, tepatnya di Khwarizm, Uzbeikistan.  Karena itulah,  ia kerap kali disapa dengan panggilan Khawarizmi. […]

Tinggalkan Balasan ke Iblis Adalah Makhluk ALLAH Ta’ala Yang Pertama Yang Membangkang Perintah-Nya, Dan Mengngkap 11 Misi Iblis Kepada Manusia Didalam Al-Qur’an « Tausiyah In Tilawatun Islamiyah Batalkan balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s