Keladi Tikus sebagai Obat Kanker Payudara, Leukimia, Rahim

Posted: 11 Juni 2010 in Kesehatan
Tag:,

Selama ini kanker masih menjadi istilah medis yg menakutkan bagi sebagian orang namun saat ini kanker bukanlah penyakit tanpa obat. Seperti hal penyakit berat lain bukan berarti ‘tak ada obatnya’ tetapi ‘belum ditemukan’. Setiap penyakit (akan) ada obat ini suatu keniscayaan yg harus kita yakini. Sementara perihal kesempatan mendapatkan obat ini adl bergantung kepada usaha dan kehendak yg Maha Kuasa. Sementara Tuhan tak pernah berbuat dzolim pada hamba-hamba-Nya.

Kanker merupakan penyakit mematikan kedua setelah jantung. Kanker merupakan sel tak normal yg bercokol dalam tubuh. Pertumbuhan selain cepat juga tak segan menyakiti jaringan lain atau bersifat invasif dan beranak sebar (metastasis) melalui pembuluh darah serta pembuluh getah bening.Dengan berbagai pengalaman dan penelitian mengenai keladi tikus sebagai alternatif pengobatan kanker tak pelak lagi keladi tikus langsung muncul dalam jajaran tanaman berkhasiat obat di negara kita. Literatur tanaman ini masih sebatas hasil dari malaysia dan penelitian lbh lanjut masih terus dilakukan. Meskipun tak bisa diklaim sebagai obat dewa kehadiran telah banyak memberikan banyak arti bagi penderita kanker.

Tanaman keladi tikus (Typhonium flagelliforme) adl tanaman sejenis talas setinggi 25 cm hingga 30 cm termasuk tumbuhan semak menyukai tempat yg lembab yg tak terkena matahari langsung. Tanaman berbatang basah ini biasa tumbuh di tempat terbuka pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Bentuk daun bulat dgn ujung runcing berbentuk jantung. Warna hijau segar. Umbi berbentuk bulat rata sebesar buah pala.

Hasil Uji Empirik keladi tikus

Dari uji empirik (berdasarkan pengalaman) pengobatan kanker beberapa jenis kanker yg mampu disembuhkan dgn menggunakan keladi tikus diantara : kanker payudara kanker testis kanker prostat kanker usus besar kanker tulang kanker paru-paru dan kanker hati.

Keladi tikus sebagai tanaman obat dapat digunakan keseluruhan mulai dari akar umbi juga daunnya. Penggunaan yg paling umum adl dgn mengonsumsi seluruh bagian tanaman dalam bentuk jus segar dan segera diminum setelah diolah. Hal ini dimaksudkan utk sedapat mungkin mempertahankan khasiatnya.

Jus keladi tikus dapat dgn mudah dibuat sendiri sebanyak 3 herba keladi tikus dgn bobot sekitar 50g dicuci dan dibersihkan lalu direndap dalam air matang yg telah didinginkan selama sekitar 30 menit. Kemudian ditumbuk dgn alat penumbuk obat (mortar-stamfor) lalu peras dgn kain penyaring dan langsung diminum. Dosis yg dianjurkan adl 1-3 kali sehari 1 jam sebelum makan utk terapi. Bagi yg memiliki masalah lambung dianjurkan diminum setelah makan. Apabila setelah meminum tenggorokan terasa gatal dapat diatasi dgn meminum air gula/madu. Walaupun akan hilang dgn sendiri setelah beberapa saat demikian menurut Dr. Henry Nalan (ahli bedah tumor). Menurut Yellia Mangan (herbalis) keladi tikus membantu sekali melawan kanker. Fungsi sebagai pencegah timbul kanker setelah dioperasi bisa diandalkan. Di samping itu fungsi lain adl sebagai penghilang efek buruk kemoterapi. Mereka yg mengonsumsi keladi tikus secara teratur terbukti sesudah menjalani kemoterapi akan mendapatkan nafsu makan kembali rambut tak mudah rontok dan rasa sakit di badan berkurang.

Tanaman ini pertama kali di diriset sebagai tanaman obat oleh ahli dari Malayia Prof Dr.Chris K.H.Teo Dip Agric (M) BSc Agric (Hons)(M) MS PhD yg juga pendiri Cancer Care Penang Malaysia. Sejak tahun 1995 Prof. Chris Teo meneliti tanaman ini hasil menunjukan Ekstrak Typhonium Flageffiforme dan campuran bahan alami lain membantu detoxifikasi jaringan darah. Ramuan ini akan semakin baik bila diberikan bersama-sama dgn bahan herba lain seperti sambiloto temu putih dan rumput mutiara. Ramuan ini mengandung ribosome inacting protein (RIP) zat antioksidan dan zat antikurkumin. Kombinasi ketiga zat dalam campuran ramuan tersebut memproduksi mediator yg menstimulasi penguatan sel dalam sistem kekebalan tubuh utk memberantas sel kanker.

Keladi tikus juga mampu menekan efek negatif dari proses pengobatan modern (kemoterapi) seperti rambut rontok nafsu makan hilang rasa mual dan rasa nyeri di tubuh. Di Amerika Serikat tepat di Cancer Institute of New Jersey sebuah tim yg dipimpin oleh Dr. Khaw Voon Chin Associate Professor of Medicine and Pharmacology melakukan penelitian dan membuktikan bahwa ekstrak keladi tikus efektif berfungsi sebagai anti-tumor dan anti virus.

Di Cina tanaman ini di teliti oleh Zhong Z Zhou G Chen X dan Huang P dari Guangxi Institute of Traditional Medical and Pharmaceutical Sciences Nanning. Penelitian ini dilakukan utk mengetahui efek farmakologisnya. Diketahui bahwa ekstrak air dan alkohol dari Typhonium flagelliforme mempunyai efek mencegah batuk menghilangkan dahak analgesik bersifat sedatif dan antiinflamasi dan bersifat sedatif. Pada konsentrasi 720 g/kg ekstrak air 900 g/kg ekstrak alkohol dan 3240 g/kg ekstrak ester tanaman ini dapat meracuni tubuh.

Lain lagi menurut Choo CY Chan KL Takeya K dan Itokawa H. dari School of Pharmaceutical Sciences University Sains Malaysia ekstrak Typhonium flagelliforme memang mengandung zat anti kanker namun konsentrasi lemah. Hasil penelitian ini pernah di publikasikan di jurnal kesehatan Phytotheraphy Research pada Mei 2001: 15 (3) : 260-2

Tumbuhan Keladi Tikus mempunyai nama latin Thyponium flagelliforme (Lodd). Termasuk kedalam famili tumbuhan Araceae. Tumbuhan yg punya nama asing Rodent Tuber ini telah digunakan oleh penduduk negeri tetangga kita Malaysia sebagai obat penyakit kanker.Hasil penelitian dari berbagai lembaga & perguruan tinggi di Malaysia dan beberapa negara menunjukkan bahwa sari tanaman (juice) ini dapat menghancurkan sel kanker. Secara umum hasil penelitian menunjukkan efek membunuh/menghambat pertumbuhan sel kanker menghilangkan efek buruk kemoterapi dan bersifat antivirus & anti bakteri.

Kandungan kimiawi tanaman ini belum banyak diketahui atau belum dipublikasikan. Namun berdasarkan literatur yg mencatat hasil penelitian dan pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit kanker payudara paru-paru usus besar rectum lever prostat ginjal leher rahim tenggorokan tulang otak limpa leukimia empedu dan pankreas. Selain itu berdasarkan informasi pengalaman dari pemakaian herbal ini bisa digunakan utk menetralisir racun narkoba. Lebih lengkap http://keladitikus.com

Komentar
  1. […] virus HIV, sehingga kemungkinan orang-orang yang menonton hukuman rajam tersebut dapat terjangkit virus HIV/AIDS (misalnya penonton terkena cipratan darah, atau orang yang mengurus jenazah tidak […]

  2. […] muda itu kemudian mengeluarkan semua hartanya untuk disedekahkan bagi perjuangan. Hanya kuda dan pedangnya saja yang tidak. Sampai tiba waktu […]

  3. […] Aljabar, karena sumbangan ilmu pengetahuan Aljabar dan Aritmatika yang beliau tekuni. Ia merupakan seorang ahli matematika dari Persia yang dilahirkan pada tahun 194 H/780 M, tepatnya di Khwarizm, […]

Tinggalkan Balasan ke Hukuman Dera Cambuk Bagi Para Pelaku Zinah, Sebagai Salah Satu Cara Menanggulangi Penularan Virus HIV AIDS « Tausiyah In Tilawatun Islamiyah Batalkan balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s