Tinggalkan Tempat Persidangan Arak

Posted: 8 Juni 2010 in Makanan & Minuman
Tag:,

Berdasar sunnah Nabi, orang Islam diharuskan meninggalkan tempat persidangan arak, termasuk juga berduduk-duduk dengan orang yang sedang minum arak.

Diriwayatkan dari Umar r.a. bahawa dia pernah mendengar Rasulullah s,a.w. bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah duduk pada suatu hidangan yang padanya diedarkan arak.” (Riwayat Ahmad)

Setiap muslim diperintah untuk menghentikan kemungkaran kalau menyaksikannya. Tetapi kalau tidak mampu dia harus menyingkir dan menjaga masyarakat dan keluarganya.

Dalam salah satu kisah diceriterakan, bahawa Khalifah Umar bin Abdul Aziz pernah mendera orang-orang yang minum arak dan yang ikut menyaksikan persidangan mereka itu, sekalipun orang yang menyaksikan itu tidak turut minum bersama mereka.

Dan diriwayatkan pula, bahawa pernah ada suatu kaum yang diadukan kepadanya kerana minum arak, kemudian beliau memerintahkan agar semuanya didera. Lantas ada orang yang berkata: ‘Bahawa di antara mereka itu ada yang berpuasa.’ Maka jawab Umar: ‘Dera dulu dia!’. Apakah kamu tidak mendengarkan firman Allah yang mengatakan;

“Sungguh Allah telah menurunkan kepadamu dalam al-Ouran, bahawa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah ditentangnya dan diejeknya. Oleh kerana itu jangan kamu duduk bersama mereka, sehingga mereka itu tenggelam dalam omongan lain, sebab sesungguhnya kamu kalau demikian keadaannya adalah sama dengan mereka.” (an-Nisa’: 140)

Komentar
  1. […] seorang dianggap pendusta karena menceritakan perkataan yang ia dengar” (HR. […]

  2. […] tangan dengan istri saudaranya atau istri pamannya, sebagaimana larangan berjabat tangan dengan wanita-wanita ajnabiyyah (asing bukan mahram) yang lain. Sebab, seorang laki-laki bukanlah mahram bagi […]

  3. […] Alaihi wa Sallam Bersabda : “Apabila datang kepada kalian laki-laki siapa yang kalian ridhai akhlak dan agamanya, maka nikahkanlah ia (dengan laki-laki tersebut). Jika tidak kalian lakukan, niscaya […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s