Suami-Isteri Harus Sabar

Posted: 8 Juni 2010 in Perkawinan ( Menikah )
Tag:

Seorang suami harus berlaku sabar terhadap isterinya jika ada sesuatu pelayanan isteri yang kurang menyenangkan, sedang dia telah mengetahui kelemahan isterinya sebagai seorang perempuan di mana dia sebagai manusia biasa tidak luput dari kekurangan. Sedang di balik kesalahan dan kekurangan itu, isteri juga mempunyai kebaikan-kebaikan dan kelebihan-kelebihan.

Di dalam salah satu hadisnya, Rasulullah s.a.w. bersabda: “Seorang mu’min (suami) tidak boleh membenci seorang mu’minah (isteri), jika dia tidak menyukai lantaran sesuatu perangainya, maka dia akan senang pada perangainya yang lain.” (Riwayat Muslim)

“Dan pergaulilah isterimu dengan cara yang baik maka jika kamu tidak menyukainya barangkali sesuatu yang kamu tidak sukainya itu justru Allah akan menjadikan padanya kebaikan yang sangat banyak.” (an-Nisa’: 19)

Sebagaimana suami disuruh sabar terhadap sesuatu yang tidak disukainya dari isterinya, maka begitu juga seorang isteri diperintah supaya memberi kesenangan kepada suaminya semampu mungkin, dan jangan sampai seorang isteri tidur malam sedang suaminya dalam keadaan marah. Dalam hadis Nabi dikatakan:

“Ada tiga orang yang sembahyangnya itu tidak dapat melebihi kepalanya walaupun hanya sejengkal, iaitu: 1) Seorang laki-laki yang menjadi imam pada suatu kaum sedang kaum itu tidak suka, 2) Seorang perempuan yang tidur malam sedang suaminya murka kepadanya. 3) Dua saudara yang saling bermusuhan.” (Riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)

Komentar
  1. […] yang memperkuat tim Prancis itu memulai karier sepakbolanya dengan tim Boulogne di tanah kelahirannya. Kemudian, ia pindah ke tim Ales, Brest, dan FC Metz. Kepintarannya menggocek dan mengolah si […]

  2. […] yang memperkuat tim Prancis itu memulai karier sepakbolanya dengan tim Boulogne di tanah kelahirannya. Kemudian, ia pindah ke tim Ales, Brest, dan FC Metz. Kepintarannya menggocek dan mengolah si […]

  3. […]  mencintaiku.  Dia  tidak  pernah  bahagia  bersamaku.  Dia mencintai  perempuan lain. Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan di […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s