Usah Pentingkan Diri Sendiri

Posted: 5 Juni 2010 in Akidah & Akhlak
Tag:

Hadith :

Dari Abu Hurairah r.a. katanya: “Bersabda Rasulullah SAW: “ Tiga macam orang bukan saja tidak akan mendapat layanan dan ampunan pada hari kiamat kelak, bahkan akan mendapat seksa yang pedih, iaitu seorang yang mempunyai kelebihan air di tengah padang pasir, sedangkan ia tidak mahu memberikannya kepada orang yang kehausan, seorang yang menjajakan barang dagangannya sesudah lewat waktu Asar sambil bersumpah dusta bahawa pokoknya sekian-sekian dan dipercayai oleh si pembeli dan seorang lagi yang membai’at pemimpin hanya untuk maksud manfaat keduniaan; apabila kelak maksudnya tercapai, ia patuh dan jika tidak, ia mungkir (berpaling tadah).”

(Muslim)

Huraian

Jujur dan telus adalah sifat yang datang dari dalam jiwa insan yang beriman. Orang-orang yang selalu mementingkan dirinya tidak akan memikirkan kepentingan orang lain sebaliknya akan sanggup berbuat apa sahaja asalkan hajatnya tercapai. Dalam hal ini kehidupan kita bukanlah bersandarkan kehendak hawa nafsu tetapi ia perlu kepada semangat kekitaan dan kasih sayang yang mengenepikan segala unsur peribadi yang menjadikan seseorang itu lupa diri dan lupa saudara. Seharusnya apa sahaja yang dilakukan hendaklah bermula dari niat yang betul dan ikhlas. Kedua-dua sifat tersebut menentukan sejauhmanakah kita bepegang pada prinsip walaupun di akhirnya kita terpaksa berkorban.

Komentar
  1. […]  Rasulullah memerintahkan mereka   agar   meninggalkan      segala kejahatan   dan  mengerjakan  kebaikan. Rasulullah  mereka tentang,    mereka musuhi,    mula-mula    dengan  […]

  2. […]  Rasulullah memerintahkan mereka   agar   meninggalkan      segala kejahatan   dan  mengerjakan  kebaikan. Rasulullah  mereka tentang,    mereka musuhi,    mula-mula    dengan  […]

  3. […]  Rasulullah memerintahkan mereka   agar   meninggalkan      segala kejahatan   dan  mengerjakan  kebaikan. Rasulullah  mereka tentang,    mereka musuhi,    mula-mula    dengan  […]

  4. […]  Rasulullah memerintahkan mereka   agar   meninggalkan      segala kejahatan   dan  mengerjakan  kebaikan. Rasulullah  mereka tentang,    mereka musuhi,    mula-mula    dengan  […]

  5. […] kepadaku, maka aku pun masuk Islam. Ketika aku masuk Islam Rasulullah SAW menerimaku dan memberi gelaran kepadaku “Saifullah” (pedang Allah).”“Jadi tujuan kamu berperang ini untuk […]

  6. […] kepadaku, maka aku pun masuk Islam. Ketika aku masuk Islam Rasulullah SAW menerimaku dan memberi gelaran kepadaku “Saifullah” (pedang Allah).”“Jadi tujuan kamu berperang ini untuk apa?” Tanya […]

  7. […] Umar bi al-Khaththab melakukan dengan terang terangan”. Dimana Umar seraya menyandang pedang dan busur anak panahnya di pundak lalu dia mendatangi Ka’bah dimana kaum Quraisy sedang berada di […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s