Ruh Wangi dan Ruh Busuk

Posted: 5 Juni 2010 in Akidah & Akhlak
Tag:,

Dari Abu Hurairah r.a katanya:”Apabila roh orang-orang mukmin keluar dari tubuhnya dua orang malaikat menyambutnya dan menaikkannya ke langit.” Kata Hammad :”Kerana baunya harum seperti kasturi.” Kata penduduk langit “ Roh yang baik datang dari bumi. Sallallahu ‘alaika (semoga Allah melimpahkan kebahagiaan kepadamu) dan kepada tubuh tempat engkau bersemayam.” Lalu roh itu dibawa ke hadapan Tuhannya Azza wa Jalla. Kemudian Allah berfirman:”Bawalah dia ke Sidratul Muntaha dan biarkan di sana hingga hari kiamat.” Kata Abu Hurairah selanjutnya:” Apabila roh orang-orang kafir keluar dari tubuhnya – kata Hammad, berbau busuk dan mendapat makian-, maka berkata penduduk langit,”Roh jahat datang dari bumi.” Lalu diperintahkan, bawalah dia ke penjara dan biarkan di sana hingga hari kiamat.”

(Muslim)

Huraian

Kematian sesungguhnya amat menyiksakan. Kematian orang-orang yang tidak beriman mempunyai banyak perbezaan dengan kematian orang-orang yang beriman. Tanda-tandanya bukan sahaja dapat

dilihat oleh orang yang hidup bahkan ini diperakukan sendiri di dalam al-Quran melalui firman Allah

S.W.T yang maksudnya:”Kalau sekiranya kamu dapat melihat malaikat-malaikat mencabut nyawa orang- orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata, “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.” (niscaya kamu akan merasa sangat ngeri) (al-Anfal :50). Rasulullah s.a.w sekalipun dianggap sebagai kekasih Allah turut merasakan kesakitan sakratulmaut. Itupun baginda diperlakukan secara lembut oleh malaikat. Maka bayangkanlah bagaimana kesakitannya  jika kita selaku insan biasa dapat berhadapan dengan situasi ini. Oleh itu seharusnya kita sentiasa berwaspada agar tidak tergolong di kalangan orang-orang yang tidak beriman, lalai dan lupa kepada Allah kerana sudah pasti roh kita nanti bakal ditempatkan di dalam penjara sehingga hari kiamat.

Komentar
  1. […]    pengikutnya    agar    bersabar   dan tabah   menahankan    ancaman   dan penganiayaan  ini. Bagaimana  kesabaran dan  ketabahan   Rasulullah   dan   para sahabat […]

  2. […]    pengikutnya    agar    bersabar   dan tabah   menahankan    ancaman   dan penganiayaan  ini. Bagaimana  kesabaran dan  ketabahan   Rasulullah   dan   para sahabat […]

  3. […]    pengikutnya    agar    bersabar   dan tabah   menahankan    ancaman   dan penganiayaan  ini. Bagaimana  kesabaran dan  ketabahan   Rasulullah   dan   para sahabat […]

  4. […]    pengikutnya    agar    bersabar   dan tabah   menahankan    ancaman   dan penganiayaan  ini. Bagaimana  kesabaran dan  ketabahan   Rasulullah   dan   para sahabat […]

  5. […] melainkan Allah dan Muhammad itu adalah utusan Allah dan kami juga ingin mengajak kamu untuk mempercayai bahwa segala apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW itu adalah benar.” Jawab […]

  6. […] maupun khalayak ramai selagi seseorang itu muslim dan tidak melakukan perkara yang membatalkan keislamannya. Manakala Wahhabi mengkafirkan ulama Islam dan umat Islam tanpa hak secara umum tanpa had […]

  7. […] Wahai Aisyah! Kondisi waktu itu amat ngeri dari pada sekedar melihat antara satu dengan lainnya. (HR: Al Bukhari no 6527 dan Muslim no. 2859) Setelah itu manusia dikumpulkan di padang mahsyar […]

  8. […] Wahai Aisyah! Kondisi waktu itu amat ngeri dari pada sekedar melihat antara satu dengan lainnya. (HR: Al Bukhari no 6527 dan Muslim no. 2859) Setelah itu manusia dikumpulkan di padang mahsyar […]

  9. […] maupun khalayak ramai selagi seseorang itu muslim dan tidak melakukan perkara yang membatalkan keislamannya. Manakala Wahhabi mengkafirkan ulama Islam dan umat Islam tanpa hak secara umum tanpa had […]

  10. […] atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al – Ahzaab : […]

  11. […] melainkan Allah dan Muhammad itu adalah utusan Allah dan kami juga ingin mengajak kamu untuk mempercayai bahwa segala apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW itu adalah benar.” Jawab […]

  12. […] berkata,” Nabi telah bersabda:”Sesungguhnya Allah telah mengalirkan kebenaran melalui lidah dan hati Umar”. Anaknya Umar (Abdullah) berkata,” Apa yang pernah dikatakan oleh ayahku (Umar) tentang […]

Tinggalkan Balasan ke Salafi Bukan Wahabi, Perbedaan Fatal Antara Salafi Dengan Wahabi Serta Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tentang Salafi, Dan Penentangan Salafi Terhadap Wahabi « wahabinews Batalkan balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s