Mu’min Abdurrazzaque Selliah (Srilangka)

Posted: 26 Mei 2010 in Muallaf
Tag:

Pernah pada satu waktu saya memandang agama Islam sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, dan saya tidak punya sahabat dari kalangan kaum Muslimin seorangpun, bahkan saya tidak berusaha untuk berhubungan dengan mereka, karena saya tidak senang kepada agama mereka. Pernah sedikit saya memimpikan bahwa membaca buku-buku tentang Islam akan menjadikan diri saya orang yang lain. Mulailah saya merasa mencintai Islam, ketika ternyata bahwa jalan hidup ke-Islaman itu lurus dan tidak samar-samar. Islam adalah agama kebersihan dan mudah. Di samping itu saya menemukan dalam Islam banyak ajaran yang cermat dan mendalam, suatu hal yang telah menyebabkan saya merasa dengan cepat dekat kepada Islam.

Kitab Suci Al-Qur’an telah saya baca sedikit-sedikit, ternyata telah mengagumkan saya. Di waktu yang lalu, saya berpendapat bahwa tidak ada sesuatu yang menandingi Bible. Sekarang ternyata bahwa perkiraan saya itu salah besar. Sungguh Al-Qur’an itu penuh dengan kebenaran, ajaran-ajarannya praktis dan bebas dari segala dogma dan ajaran-ajaran yang samar-samar. Karena itulah, maka setiap hari berlalu telah semakin mendekatkan saya kepada agama “aman dan cinta”, yakni agama Islam, tentunya.

Persaudaraan Islampun tidak terlepas dari catatan, kekaguman dan kesadaran saya. Jika orang ingin melihat pelaksanaan yang nyata tentang ajaran “Sukailah untuk saudaramu apa yang kau sukai untuk dirimu sendiri”, dia akan hanya menemukannya dalam “persaudaraan Islam”, yang merupakan persatuan yang terbesar dan sungguh-sungguh yang pernah ada di dunia.

Apa yang telah menarik saya selanjutnya dalam Islam, ialah bahwa Islam itu tidak dogmatis. Islam adalah ideal dan praktis, rasional dan modern. Konsepsi Islam tentang Satu Tuhan dan segi-segi kerohaniannya juga ideal.

Dengan demikian, maka Islam adalah satu-satunya agama yang baik buat manusia seluruhnya; praktis dalam teori dan kepercayaannya, rasional dan maju seperti majunya kehidupan manusia.

Komentar
  1. […] menjawab: Saya tidak memperolok-olokkan engkau. Kemudian orang itu pun mengambil segala yang dimilikinya. Semua digiring dan tidak seekorpun yang ditinggalkan. Ya Allah, jikalau saya […]

  2. […] Mereka menjawab :”Sebuah hari yang baik, ini adalah hari dimana Allah menyelamatkan bani Israil dari musuh mereka, maka Musa berpuasa pada hari itu sebagai wujud syukur. Maka beliau […]

  3. […] tidak ditemukan cara lain untuk meringankan beban penderitaannya, per1ahan-lahan ia meletakkan kepalanya di kuburan Laila kekasihnya dan meninggal dunia dengan […]

  4. […] pencernaan lagi saluran pembuangan manusia dan lain sebagainya, maka demikian pula gerangannya dengan manusia yang hanya berkuasa untuk menjadikan dengan yang serupa dengan yang sedemikian […]

  5. […] tidak ditemukan cara lain untuk meringankan beban penderitaannya, per1ahan-lahan ia meletakkan kepalanya di kuburan Laila kekasihnya dan meninggal dunia dengan […]

  6. […] tidak ditemukan cara lain untuk meringankan beban penderitaannya, per1ahan-lahan ia meletakkan kepalanya di kuburan Laila kekasihnya dan meninggal dunia dengan […]

  7. […] tidak ditemukan cara lain untuk meringankan beban penderitaannya, per1ahan-lahan ia meletakkan kepalanya di kuburan Laila kekasihnya dan meninggal dunia dengan […]

  8. uwoghani6 berkata:

    […] tidak ditemukan cara lain untuk meringankan beban penderitaannya, per1ahan-lahan ia meletakkan kepalanya di kuburan Laila kekasihnya dan meninggal dunia dengan […]

  9. […] tidak ditemukan cara lain untuk meringankan beban penderitaannya, per1ahan-lahan ia meletakkan kepalanya di kuburan Laila kekasihnya dan meninggal dunia dengan […]

  10. […] tidak ditemukan cara lain untuk meringankan beban penderitaannya, per1ahan-lahan ia meletakkan kepalanya di kuburan Laila kekasihnya dan meninggal dunia dengan […]

  11. […] menjawab: Saya tidak memperolok-olokkan engkau. Kemudian orang itu pun mengambil segala yang dimilikinya. Semua digiring dan tidak seekorpun yang ditinggalkan. Ya Allah, jikalau saya […]

  12. […] tidak ditemukan cara lain untuk meringankan beban penderitaannya, per1ahan-lahan ia meletakkan kepalanya di kuburan Laila kekasihnya dan meninggal dunia dengan […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s