Suara Suara Yang di Dengar Jenazah

Posted: 18 Mei 2010 in Renungan
Tag:,

Yang Akan mengikuti jenazah ada  Tiga hal yaitu:
1. Keluarga.
2. Hartanya.
3. Amalnya.
Terdapat Dua Yang Kembali Dan Satu akan Tinggal Bersamanya yaitu;
1. Keluarga dan Hartanya Akan Kembali.
2. Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.
Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad, Terdengarlah Suara Dari Langit
Memekik

“Wahai Fulan Anak Si Fulan..Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang Meninggalkanmu?? Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah Menumpukmu?? Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu , Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu.”

Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan.. . ..Terdengar Dari Langit
Suara Memekik

“Wahai Fulan Anak Si Fulan… Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat, Mengapa Kini Terkulai Lemah?? Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih, Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara, Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar, Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa ?? Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia, Mengapa Kini Raib Tak Bersuara”
Ketika Mayat Siap Dikafan… Suara Dari Langit Terdengar Memekik,

“Wahai Fulan Anak Si Fulan Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha
Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah Wahai Fulan Anak Si
Fulan..Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal
Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selamanya
Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan.”
Ketika Mayat Diusung. … Terdengar Dari Langit Suara Memekik,

“Wahai Fulan Anak Si Fulan..Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan
Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat, Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat.”
Ketika Mayat Siap Dishalatkan. …Terdengar Dari Langit Suara Memekik,

“Wahai Fulan Anak Si Fulan..Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat, Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik
Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk.”
Ketika Mayat Dibaringkan Di Liang Lahat….terdengar Suara Memekik Dari
Langit,

“Wahai Fulan Anak Si Fulan…. Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini, Wahai Fulan Anak Si Fulan…. Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau  Menangis
Dahulu Kau Bergembira, Kini Dalam Perutku Kau Berduka, Dahulu Kau Bertutur Kata, Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa.”

Ketika Semua Manusia Meninggalkannya Sendirian…. .Allah Berkata
Kepadanya,

“Wahai Hamba-Ku…Kini Kau Tinggal Seorang Diri
Tiada Teman Dan Tiada Kerabat Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..
Mereka Pergi Meninggalkanmu. . Seorang Diri, Padahal, Karena Mereka Kau Pernah Langgar Perintahku, Hari Ini,..Akan Kutunjukan Kepadamu Kasih Sayang-Ku
Yang Akan Takjub Seisi Alam, Aku Akan Menyayangimu Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya”.
Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, “Wahai Jiwa Yang Tenang
Kembalilah Kepada Tuhanmu, Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya
Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba- Ku, Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku”

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,  menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat mati (maut) dan dalam sebuah hadithnya yang lain, belau bersabda  “wakafa bi almauti
wa’idha”, artinya, cukuplah mati itu akan menjadi pelajaran bagimu!
Semoga bermanfaat..

https://tausyah.wordpress.com

Komentar
  1. […] in animalibus: Saya mulai berpikir tentang gerakan yang sangat cepat dalam lingkaran itu. Saya menemukan kebenaran bahwa darah dipompa dalam satu hentakan dari bilik kiri didistribusikan melalui pembuluh arteri ke […]

  2. […] wacana ahli tasawuf dan tidak menolak sama sekali tasawuf. Kuatnya kesadaran akan perjalanannya ke alam kubur memotivasinya untuk menyebarkan […]

  3. […] telah berkahwin dan tinggal di daerah lain, maka ia jatuh pengsan hingga sampai menuju ajalnya. Dan kini aku tinggal sebatang kara di […]

  4. […] malaikat maut. “Aku Tak tahu.” Jawab Ilyas. “Apakah engkau bersedih kerana akan meninggalkan dunia dan takut menghadapi maut?” tanya malaikat. “Tidak. Tiada sesuatu yang aku sesali […]

  5. […] engkau bersedih kerana akan meninggalkan dunia dan takut menghadapi maut?” tanya malaikat. “Tidak. Tiada sesuatu yang aku sesali […]

  6. […] engkau megizinkan kami untuk tinggal di dekat airmu?’ Dia menjawab, `Boleh saja. Namun kalian tidak berhak atas air ini.’ Mereka menjawab, […]

  7. […] manakal ’Uzair tetap terus tidur tersandar di dinding buruk itu menjadi jasad (tubuh) yang tidak bernyawa lagi. Dagingnya sudah hancur dan […]

  8. […] Zionis-Israel menanami Tanah Palestina dengan pohon Ghorqod. Hanya saja, melalui website Jewish National Fund (www.jnf. Org), di bagian JNF Store (Tress for Israel Certificate), disebutkan bahwa di Tanah […]

  9. […] Zionis-Israel menanami Tanah Palestina dengan pohon Ghorqod. Hanya saja, melalui website Jewish National Fund (www.jnf. Org), di bagian JNF Store (Tress for Israel Certificate), disebutkan bahwa di Tanah […]

  10. […] itu orang yang beruntung lagi berbahagia. Jika orang yang bertaubat mengiringi taubatnya dengan iman dan amal shalih, maka Allah menghapuskan keburukan-keburukannya dan menggantinya de-ngan […]

  11. […] Sulaiman yang dikenali boleh berjalan di antara bumi dan langit itu menjadi kagum terhadap pemuda […]

  12. […] itu orang yang beruntung lagi berbahagia. Jika orang yang bertaubat mengiringi taubatnya dengan iman dan amal shalih, maka Allah menghapuskan keburukan-keburukannya dan menggantinya de-ngan […]

  13. […] Sulaiman yang dikenali boleh berjalan di antara bumi dan langit itu menjadi kagum terhadap pemuda […]

  14. […] itu orang yang beruntung lagi berbahagia. Jika orang yang bertaubat mengiringi taubatnya dengan iman dan amal shalih, maka Allah menghapuskan keburukan-keburukannya dan menggantinya de-ngan […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s