Wasiat ALLAH Subhana wa Ta’ala Kepada nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam
Dari Nabi S.A.W., “Pada waktu malam saya diisrakkan sampai ke langit, Allah S.W.T telah
memberikan lima wasiat, antaranya :
* Janganlah engkau gantungkan hatimu kepada dunia kerana sesungguhnya Aku tidak menjadikan dunia ini untuk engkau.
* Jadikan cintamu kepada-Ku sebab tempat kembalimu adalah kepada-Ku.
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Wasiat’
5 (Lima) Wasiat ALLAH Subhana wa Ta’ala Kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam Ketika Isra’ Kelangit Yang Tinggi Beserta 7 Wasiat Hikmah
Posted: 26 Januari 2011 in TausiyahTag:5 (Lima), 7 (Tujuh), Allah Subhana Wa Ta’ala, Beserta, Kelangit, Ketika Isra', Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, Wasiat, Wasiat Hikmah, Yang Tinggi
10 Wasiat ALLAH Subhana wa Ta’ala Kepada Nabi Musa Alaihissallam
Posted: 21 Januari 2011 in Nabi & RasulTag:10, Allah Subhana Wa Ta’ala, Nabi Musa Alaihissallam, seppuluh, Wasiat
Abul-Laits Assamarqandi meriwayatkan kepada sanadnya dari Jabir bin Abdillah r.a. berkata Rasulullah S.A.W bersabda : “Allah S.W.T. telah memberikan kepada Nabi Musa bin Imran a.s. dalam alwaah 10 bab :
Wasiat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Kepada Putrinya Fatimah
Posted: 30 Desember 2010 in RenunganTag:Fatimah, Kepada Putrinya, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, Wasiat
حدثنا حفص بن عمر، ثنا شعبة، ح، وثنا مسدد، ثنا يحيى، عن شعبة، المعنى عن الحكم، عن ابن أبي ليلى، قال مسدد قال: ثنا عليّ قال شكت فاطمة إلى النبي -صلى الله عليه وسلم- ما تلقى في يدها من الرحى فأتي بسبيٍ، فأتته تسأله فلم تره، فأخبرت بذلك عائشة، فلما جاء النبي -صلى الله [...]
Wasiat Terakhir Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
Posted: 7 Juni 2010 in RenunganTag:Nabi Muhammad, Terakhir, Wasiat
sumber : www.submission.org diterjemahkan oleh : hoetomo dw Perjalanan haji terakhir Nabi Muhammad adalah sebuah kejadian sejarah yang penting dalam kehi- dupan kaum Muslim. Meskipun ribuan kaum Muslimin menjadi saksi atas Wasiat Perpisahan (yang terakhir) yang diberikan Nabi Muhammad, kitab2 Hadith melaporkan [...]
Sahabat Rasul SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq, berkata, ”Kegelapan itu ada lima dan pelitanya pun
ada lima. Jika tidak waspada, lima kegelapan itu akan menyesatkan dan memerosokkan kita ke
dalam panasnya api neraka. Tetapi, barangsiapa teguh memegang lima pelita itu maka ia akan
selamat di dunia dan akhirat.”
Kegelapan pertama adalah cinta dunia (hubb al-dunya). Rasulullah bersabda, ”Cinta dunia adalah
biang segala kesalahan.” (HR Baihaqi). Manusia yang berorientasi duniawi, ia akan melegalkan
segala cara untuk meraih keinginannya. Untuk memeranginya, Abu Bakar memberikan pelita
berupa takwa. Dengan takwa, manusia lebih terarah secara positif menuju jalan Allah, yakni jalan
kebenaran.








































