Dua raka’at shalat sunnah fajar adalah amalan yang selayaknya kita jaga dan jangan di tinggalkan. Karena Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam sangat menjaga pelaksanaan shalat sunnah fajar di banding shalat shalat lainnya. ‘Aisyah radhiallahu’anha berkata,” Rasulullah tidak pernah demikian ulet melaksanakan shalat sunnah sebagaimana keuletan beliau melaksanakan dua rakaat fajar sebelum Shubuh.”
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Shalat’
Keutamaan Shalat Sunnah Fajar
Posted: 16 Februari 2011 in TausiyahTag:Fajar, Keutamaan, Shalat, Sunnah
Kisah Perjalanan Isra’ Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bertemu Para Nabi Di Setiap Lapisan langit Serta Menjumpai ALLAH Untuk Wahyu Perintah Shalat 5 Waktu
Posted: 22 Januari 2011 in Nabi & RasulTag:5 Waktu, ALLAH Ta’ala, Bertemu, Di Kala, Di Setiap, Isra’, Ke Langit, Kisah Perjalanan, Lapisan langit, Menjumpai, Para Nabi, Perintah, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, Shalat, Tentang, Wahyu, Yang Paling Tinggi
Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya dari Anas Ibnu Malik bahwa Rasulullah saw. bersabda,
“Didatangkan untukku Buraq yang merupakan hewan putih, panjangnya diatas himar dan dibawah bagal, kukunya berada di akhir ujungnya. Beliau bersabda, `Aku segera menunggainya hingga tiba di Baitul Maqdis.’ Beliau bersabda, `Lalu ia mengikatnya dengan tali (rantai) yang biasa dipakai oleh para nabi untuk mengikat.’ Beliau melanjutkan, `Kemudian aku memasuki masjid (Baitul Maqdis) dan mendirikan shalat dua rakaat.
Etika Dan Adab Bagi Kaum Muslimah, Serta Hukum Melaksanakan Shalat Berjamah Bagi Wanita
Posted: 16 Oktober 2010 in KajianTag:Adab, Bagi, Bagi Wanita, Berjamah, Dan, Etika, Hukum, Kaum, Melaksanakan, Muslimah, Serta, Shalat
Perihal masalah wajibnya shalat berjamaah di masjid. Dalam keterangan tersebut, sekilas nampak bahwa shalat jamaah seakan-akan diwajibkan bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Padahal tidaklah demikian, karena di dalamnya terdapat beberapa perkecualian dan kekhususan. Di antara kekhususan itu adalah tidak diwajibkannya shalat jamaah bagi wanita. Hal itu sesuai dengan Ijma(kesepakatan) ulama. Adapun dibolehkannya mereka [...]
Tidak bisa dipungkiri, sholat dianggap oleh kebanyakan dari umat Islam sebagai sebuah ritual yang sangat berat untuk dikerjakan apalagi untuk melengkapinya sejumlah lima waktu seperti yang diperintahkan oleh Allah melalui Nabi-Nya.; Belum lagi dengan banyaknya syarat-syarat yang ditetapkan oleh para ulama sehingga sholat dirasakan semakin kompleks dan penuh aturan. Padahal sebenarnya ajaran Islam tidak rumit [...]
Sejarah Shalat Dan Dalil-dalilnya Dalam Qur’an Dan Injil
Posted: 18 Juli 2010 in KajianTag:Dan Dalil-dalilnya, Sejarah, Shalat
Dirikanlah sholat, sungguh ini merupakan kewajiban yang ditentukan waktunya bagi orang-orang yang beriman
- Qs. 4 an-nisaa’ :103- 104
Hai orang-orang yang beriman, Ruku’ dan sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu ; Berbuatlah kebaikan, supaya kamu mendapatkan kemenangan – Qs. 22 al-hajj : 77
Istilah Sholat berasal dari kata kerja Shalaah (yang menyatakan suatu perbuatan) dan orang yang melakukannya disebut Mushallin, sementara pusat tempat melakukannya disebut Musholla.
Kecuali bagi orang yang mushollin (yang mengerjakan sholat)
– Qs. 70 al-Ma’arij : 22
Benarkah Do’a Bersama Setelah Shalat, Qunut, Dan Berjabat Tangan?
Posted: 18 Juli 2010 in KajianTag:Benarkah, Berjabat Tangan, Bersama, Do'a, Qunut, Setelah, Shalat
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh..
1. Dzikir dan doa bersama setelah sholat itu benar gak ya?
2. Jabat tangan setelah sholat boleh gak?
3. Mengangkat tangan waktu i’tidal(seperti waktu baca doa qunut)?
Jawaban :
Melakukan dzikir secara berjemaah selepas Sholat tidak saya jumpai dalam sunnah Rasulullah, namun benar bahwa pada masanya Beliau memiliki bacaan-bacaan doa yang sering diucapkan selepas sholat namun itu tidak dilakukan secara berkelompok atau beramai-ramai, dengan kata lain Beliau melakukannya sendirian, tidak ada yang menjadi imam dan tidak pula makmum atas orang lain.
Nabi Musa Alaihissalam Dengan Seorang Pezinah
Posted: 26 Mei 2010 in Kisah & Sejarah IslamTag:Bertaubat, Dengan Seorang Pezinah, melalaikan sholat, Nabi Musa Alaihissalam, Shalat, Wanita Shalihah
Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam dukacita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa hias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu pelan- pelan sambil mengucapkan uluk salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”.
Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan sangat khusyuk solatnya. Namun dia selalu khuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyuk. Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Isam dan bertanya : “Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan solat?” Hatim berkata : “Apabila masuk waktu solat aku berwudhu’ zahir dan batin.” Isam bertanya, “Bagaimana wudhu’ zahir dan batin itu?” Hatim berkata, “Wudhu’ zahir sebagaimana biasa, iaitu membasuh semua anggota wudhu’ dengan air. Sementara wudhu’ batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara :- 1. bertaubat 2. menyesali dosa yang dilakukan 3. tidak tergila-gilakan dunia 4. tidak mencari / mengharap pujian orang (riya’) 5. tinggalkan sifat berbangga 6. tinggalkan sifat khianat dan menipu 7. meninggalkan sifat dengki Seterusnya Hatim berkata, “Kemudian aku pergi ke [...]
12 Adzab Bagi Yang Meninggalkan Shalat
Posted: 26 Mei 2010 in RenunganTag:12 Adzab, Bagi Yang Meninggalkan, Shalat
Dalam sebuah hadis menerangkan bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda : “Barangsiapa yang mengabaikan solat secara berjemaah maka Allah S.W.T akan mengenakan 12 tindakan yang merbahaya ke atasnya. Tiga darinya akan dirasainya semasa di dunia ini antaranya :- · Allah S.W.T akan menghilangkan berkat dari usahanya dan begitu juga terhadap rezekinya. · Allah S.W.T mencabut nur orang-orang mukmin daripadanya. · Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman. Tiga macam bahaya adalah ketika dia hendak mati, antaranya : · Ruh dicabut ketika dia di dalam keadaan yang sangat haus walaupun ia telah meminum seluruh air laut. · Dia akan merasa yang amat pedih ketika ruh dicabut keluar. · Dia akan dirisaukan akan hilang imannya. Tiga macam bahaya yang akan dihadapinya ketika berada di dalam kubur, antaranya [...]








































