” ….ketahuilah.. sesunguhnya didalam jasad itu terdapat segumpal daging, yang apabila segumpal daging itu baik dia maka baiklah seluruh jasadnya, dan apabila segumpal darah itu rusak maka rusaklah seluruh jasadnya, ketauhilah bahwa segumpal daging itu adalah hati “.
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Manusia’
Mengenal Penyakit Hati, Sifat – Sifat Buruk Yang Mengajak Manusia Agar Cenderung Berbuat Dosa dan Kemaksiatan, Sombong Adalah Sifat Iblis, Beserta Cara Mengobati Dan Menanggulanginya
Posted: 12 Mei 2012 in KajianTag:arti hidup, Berbuat Dosa, Cara Mengobati, Cenderung, Daging, Hadist, hati manusia, Jasad, Keimanan, Kemaksiatan, Manusia, Menanggulanginya, Mengajak, Penyakit Hati, Sifat – Sifat Buruk, Sifat Iblis, Sombong
Sesungguhnya Segala Sesuatu ALLAH Jadikan Berpasang-Pasangan, Meliputi Dua Hal Yang Berbeda Namun Berhubungan dan Dua Hal Yang Berbeda Namun Berlawanan
Posted: 28 Maret 2012 in KajianTag:Akhlak, alam akhirat, Berbeda, Berhubungan, Berlawanan, berpasang-pasangan, Dua Hal, Jenis, Jodoh, kebesaran allah, kehidupan, Manusia, pasangan, Perbedaan, segala sesuatu, sifat
Adalah Ini suatu perkara yang sebahagian kamu mengetahui, sedang arti hidup telah melampaui kamu tentang mengingat akan dia. Namun demikian, marilah benamkan wajahmu ke alam diri yang tiada berhujjah melainkan dengan sebenarnya. Inilah suatu kaji kehidupan secara terperinci untuk membuka akal dan hati kita melalui firman ALLAH Subhana wa Ta’ala yang berbunyi :
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.
Adz-Zaariyat : 049.
Pada Dua (2) Golongan Manusia ( Mukmin Dan Kafir )Yang Didatangi Oleh Para Malaikat Tat Kala Menghadapi Sakratul Maut Beserta Renungan Betapa Pedihnya Menghadapi Kematian
Posted: 15 Januari 2012 in RenunganTag:Ajal, Didatangi, Dua, Golongan, Kafir, Kematian, Manusia, Menghadapi, mukmin, Para Malaikat, Pedihnya, Rasa Pedih, Renungan, Sakratul Maut, Tat Kala
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِنَّ الْعَبْدَ الْمُؤْمِنَ إِذَا كَانَ فِى انْقِطَاعٍ مِنَ الدُّنْيَا وَإِقْبَالٍ مِنَ الآخِرَةِ نَزَلَ إِلَيْهِ مَلاَئِكَةٌ مِنَ السَّمَاءِ بِيضُ الْوُجُوهِ كَأَنَّ وُجُوهَهُمُ الشَّمْسُ مَعَهُمْ كَفَنٌ مِنْ أَكْفَانِ الْجَنَّةِ وَحَنُوطٌ مِنْ حَنُوطِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسُوا مِنْهُ مَدَّ الْبَصَرِ ثُمَّ يَجِىءُ مَلَكُ الْمَوْتِ عَلَيْهِ السَّلاَمُ حَتَّى يَجْلِسَ عِنْدَ رَأْسِهِ فَيَقُولُ أَيَّتُهَا النَّفْسُ الطَّيِّبَةُ اخْرُجِى إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ – قَالَ – فَتَخْرُجُ تَسِيلُ كَمَا تَسِيلُ الْقَطْرَةُ مِنْ فِى السِّقَاءِ فَيَأْخُذُهَا فَإِذَا أَخَذَهَا لَمْ يَدَعُوهَا فِى يَدِهِ طَرْفَةَ عَيْنٍ حَتَّى يَأْخُذُوهَا فَيَجْعَلُوهَا فِى ذَلِكَ الْكَفَنِ وَفِى ذَلِكَ الْحَنُوطِ وَيَخْرُجُ مِنْهَا كَأَطْيَبِ نَفْحَةِ مِسْكٍ وُجِدَتْ عَلَى وَجْهِ الأَرْضِ – قَالَ – فَيَصْعَدُونَ بِهَا فَلاَ يَمُرُّونَ – يَعْنِى بِهَا – عَلَى مَلأٍ مِنَ الْمَلاَئِكَةِ إِلاَّ قَالُوا مَا هَذَا الرُّوحُ الطَّيِّبُ فَيَقُولُونَ فُلاَنُ بْنُ فُلاَنٍ بِأَحْسَنِ أَسْمَائِهِ الَّتِى كَانُوا يُسَمُّونَهُ بِهَا فِى الدُّنْيَا
“Sesungguhnya bila seorang yang beriman hendak meninggal dunia dan memasuki kehidupan akhirat, ia didatangi oleh segerombol malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya bak matahari. Mereka membawa kain kafan dan wewangian dari surga. Selanjutnya mereka akan duduk sejauh mata memandang dari orang tersebut. Pada saat itulah Malaikat Maut ‘alaihissalam menghampirinya dan duduk didekat kepalanya. Setibanya Malaikat Maut, ia segera berkata: “Wahai jiwa yang baik, bergegas keluarlah dari ragamu menuju kepada ampunan dan keridhaan Allah”.
Menguak Tentang Neraka Jahannam, Gumpalan Asap Mengepung Manusia Pada Hari Kiyamat, Mengenal Luas, Kamar-Kamar, Dan Para Malaikat Penjaga Neraka
Posted: 17 Desember 2011 in RenunganTag:Gumpalan Asap, Hari Kiyamat, Kamar-Kamar, Luas, Manusia, Mengepung, Neraka Jahannam, Para Malaikat Penjaga, Penjaga
Dikisahkan dalam sebuah hadis bahawa sesungguhnya neraka Jahannam itu adalah hitam gelap, tidak ada cahaya dan tidak pula ia menyala. Dan ianya memiliki 7 buah pintu dan pada setiap pintu itu terdapat 70,000 gunung, pada setiap gunung itu terdapat 70,000 lereng dari api dan pada setiap lereng itu terdapat 70,000 belahan tanah yang terdiri dari api, pada setiap belahannya pula terdapat 70,000 lembah dari api.
Iblis Adalah Makhluk ALLAH Ta’ala Yang Pertama Yang Membangkang Perintah-Nya, Dan Mengungkap 11 Misi Iblis Kepada Manusia Didalam Al-Qur’an
Posted: 10 Oktober 2011 in GhaibTag:11, Al Quran, ALLAH Ta'ala, Iblis, makhluk, Manusia, Membangkang, Menguak, Misi Iblis, Perintah-Nya, Yang Pertama
Iblis adalah makhluk dari golongan bangsa jin (QS 18: 50). Sebagaimana kita ketahui, dia tidak mau melaksanakan perintah Tuhannya untuk sujud kepada nabi Adam (QS 7: 11). Ia enggan ikut bersama malaikat untuk sujud (QS 15: 31). Sehingga Allah SWT bertanya kepadanya, “Hai iblis, apakah yang menghalangimu untuk sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku ini?” Kata Iblis: “Aku lebih baik darinya, sebab Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah” (QS 38: 75-76).
Sepuluh (10) Type (Jenis) Gelar Yang Diberikan Oleh ALLAH Subhana wa Ta’ala Kepada Manusia Menurut Sikap Dan Perbuatannya Didalam Al Qur’an, Golongan Yang Manakah Anda?
Posted: 30 September 2011 in KajianTag:akhi, Allah Subhana Wa Ta’ala, Didalam Al Qur’an, Gelar, Golongan, Jenis, Manusia, Perbuatannya, Sepuluh (10), sifat, Sikap, type, ukhti
Didalam Al-Qur’an secara spesifik ALLAH Tabaraka wa Ta’ala memberikan 10 (Sepuluh) jenis gelar kepada manusia sesuai sikap dan perbuatannya masing-masing. sebagai berikut :
1. Muslim
Muslim dapat dikatakan sebagai seorang manusia Islam, menurut Quraish Shihab bahwa manusia yang mendapat gelar Muslim itu adalah “mereka yang telah berpasrah diri kepada ALLAH Ta’ala, meyakini supremasi suatu kebenaran sedang mereka senantiasa berusaha mengikuti kebenaran itu.
Suatu Ungkapan Kata Sebesar Biji Jarrah Dengan Akibat Yang Merugikan Sebesar Langit dan Bumi Untuk Menghancurkan Iman, Akhlak dan Moral Manusia
Posted: 9 Juli 2011 in Akidah & AkhlakTag:Akhlak, Akibat, Biji Jarrah, iman, Langit dan Bumi, Manusia, Menghancurkan, Moral, Ungkapan Kata, Yang Merugikan
SEXY, maka hilangkan satu huruf dibelakangnya..!! SEXY – Y = SEX, itulah makna yang terkandung daripadanya. Artinya bahwa SEXY = Segala sesuatu baik dalam bentuk perkataan maupun perbuatan manusia yang mengundang syahwat khusus bagi sesiapapun yang melihat akan dia. Dengan lebih terperinci dapat diartikan bahwa SEXY = segala sesuatu perkataan dan perbuatan yang dapat mengundang SEX.
Suatu Kesyahidan Terbesar Sepanjang Sejarah Kehidupan Manusia, Seorang Mukmin Yang Wafat Ditangan Dajjal Al – Masih Si Pendusta Karena Ia Tiada Beriman Padanya
Posted: 10 Juni 2011 in Ya'juj, Ma'juj Dan DajjalTag:Al – Masih, Dajjal, kehidupan, Kesyahidan, Manusia, Sejarah, Seorang Mukmin, Sepanjang, Si Pendusta, Tiada Beriman, Wafat
Dari Abu Said al-Khudri r.a. dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam sabdanya:
“Dajjal keluar lalu ada seseorang dari golongan kaum mu’minin, ia ditemui oleh beberapa orang penyelidik (mata-mata) yakni para penyelidik dari Dajjal. Mereka berkata kepada orang itu:
“Ke manakah engkau hendak bersengaja pergi?”
la menjawab: “Saya sengaja akan pergi ke tempat orang yang keluar – yakni yang baru muncul dan yang dimaksudkan ialah Dajjal.”
Mereka berkata: “Adakah engkau tidak beriman dengan Tuhan kita.”
la menjawab: “Tuhan kita tidak samar-samar lagi sifat-sifat keagungannya – sedangkan Dajjal itu tampaknya saja menunjukkan kedustaannya.”
Cinta Di Atas Cinta Dua Orang Sahabat Rasulullah, Alangkah Baiknya Menjadi Seorang Pecinta Sejati Dan Masing-Masing Manusia Akan Kembali Dengan Membawa Kecintaannya
Posted: 14 Mei 2011 in RenunganTag:Akan Kembali, Betapa Baiknya, Cinta Di Atas Cinta, Dua Orang, Kecintaannya, Manusia, Masing-Masing, Membawa, Sahabat Rasulullah, Sejati, Seorang Pecinta
Menjelang perang uhud, Abdullah bin Jahsy mengajak sahabatnya, Sa’d bin Abi Waqqash untuk berdo’a. Ajakan itu disetujui oleh Sa’d. Keduanya mulai berdo’a. Sa’d berdo’a terlebih dahulu: “Tuhanku, jika nanti aku berjumpa dengan musuhku, berilah aku musuh yang sangat perkasa. Aku berusaha membunuh dia dan dia pun berusaha membunuhku. Engkau berikan kemenangan kepadaku sehingga aku berhasil membunuhnya dan kemudian mengambil miliknya (sebagai rampasan perang).”
Perniagaan Dan Jual – Beli Tidaklah Dapat Melalaikannya Dari Mengingat ALLAH Ta’ala, Dia Itulah Manusia Sedang Yang Lalai Adalah Kera
Posted: 1 Maret 2011 in Bekerja dan UsahaTag:Adalah Kera, ALLAH Ta'ala, Dari Mengingat, Dia Itulah, Jual - Beli, Manusia, Melalaikannya, Sedang, Tidaklah Dapat, Yang Lalai
Seorang arif melihat setan dalam keadaan telanjang di tengah-tengah masyarakat.
“Hai makhluk yang tak punya malu, mengapa kamu telanjang di hadapan manusia?” tegur sang arif.
“Mereka bukan manusia, mereka kera.”
Sesungguhnya sudah sejak lama Al-Ghazali menulis dalam Ihya`, Dzahaban naas wa baqiyan nasnaas (Telah pergi manusia, yang tertinggal hanya kera)








































